UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mahasiswa UIN Lolos Ajang Joy Tea Green Tea Youth 2011

[uinsgd.ac.id] Alex Farurriza, mahasiswa semester V jurusan Manajemen Fakultas Syari’ah dan Hukum kelahiran kudus 12 april 1990 ini telah sukses menjadi salah satu dari 20 finalis putaran final regional Jawa Barat-Banten Joy Tea  Green Tea Youth 2011 Business Competition dengan konsep tenda batik setelah menyisihkan lebih dari 300 peserta lainnya yang ikut serta dalam kompetisi yang bertaraf nasional ini.Youth Business Competition (YBC) adalah ajang kompetisi  bisnis bagi wirausaha pemula dari kalangan mahasiswa, yang digagas oleh Sosro bekerjasama dengan PILLAR Business Acceleration. Tenda Batik  tersebut berlokasi di Jalan A.H Nasution No 115 Cibiru, Bandung, tepatnya di sebelah timur Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.Pada kompetisi ini, ia menjadi satu-satunya wakil dari Kampus UIN SGD Bandung yang berhasil menjadi finalis. Tenda batik ini merupakan sebuah tenda kecil  berwarna Hijau  dengan  tampilan sederhana. Sesuai dengan namanya,  tenda batik menjual  aneka jenis Pakaian Batik dengan berbagai motif dan model. Uniknya setiap pembelian produk batik berkesempatan mendapatkan 1 botol Sosro Joy Tea Green Tea. Jangka waktu dalam kompetisi tersebut berdurasi  selama Dua bulan. Akan tetapi, Alex secara Pribadi berniat akan tetap meneruskan tenda batiknya hingga batik Khas Solo buatan asal Kudus bisa dikenal dan diminati di Kota Bandung dan di Kota besar lainnya.Alex menuturkan bahwa konsep tenda batik ini terinspirasi dari kegiatan pameran yang biasa menyajikan produk-produk menggunakan tenda sederhana namun menarik banyak pengunjung, karena sifatnya yang terbuka. Atas dasar pemikiran itulah Alex memilih “tenda batik” sebagai konsep yang diusung dalam kompetisi ini.Ketika ditanya mengenai apa targetnya mengikuti ajang Youth 2011 Businiess Competition ini, ia menuturkan “yang penting berhasil menjadi juara regional Jabar-Banten aja dulu, selanjutnya gimana nanti aja,” Adapun pengumuman juara Youth 2011 Businiess Competition ini akan diselenggarakan pada tanggal 22-24 februari 2012 dalam acara sosro award di Jakarta.“Alhamdulillah luar biasa bersyukur banget dan menjadi lebih bersemangat untuk lebih maju lagi dalam berwirausaha. Terima kasih buat sosro dan pillar yang telah membuat acara yang sedemikian dahsyatnya,“ ungkap Alex saat ditanya mengenai kesannya yang telah berhasil menjadi salah satu finalis Youth 2011 Businiess Competition.Ketua Jurusan manajemen, Herry Sutanto, ketika dimintai pendapatnya mengenai prestasi yang sudah diraih mahasiswanya, beliau mengaku sangat bangga akan prestasi yang telah diraih mahasiswanya itu yang dapat membantu akreditasi Jurusan, sekaligus untuk mendukung keikutsertaan Alex dalam ajang youth 2011 business competition sebagai credit point agar dapat menjadi juara, pihak jurusan telah merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Alex untuk membuat seragam batik mahasiswa dan dosen Jurusan Manajemen.Herry Sutanto berpesan agar Alex jangan dulu merasa puas sampai disini, melainkan harus terus mampu berkembang dan juga menjaga konsistensi agar usahanya dapat menjadi lebih besar dan berkembang sehingga bukan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi orang lain dengan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun pada dasarnya beliau juga menekankan agar Alex dapat tetap fokus pada tugas utamanya sebagai mahasiswa jangan sampai dengan keikutsertaannya dalam kompetisi ini menjadikan kuliahnya terbengkalai.[]Agus Syamsul-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Alex Farurriza, mahasiswa semester V jurusan Manajemen Fakultas Syari’ah dan Hukum kelahiran kudus 12 april 1990 ini telah sukses menjadi salah satu dari 20 finalis putaran final regional Jawa Barat-Banten Joy Tea  Green Tea Youth 2011 Business Competition dengan konsep tenda batik setelah menyisihkan lebih dari 300 peserta lainnya yang ikut serta dalam kompetisi yang bertaraf nasional ini.Youth Business Competition (YBC) adalah ajang kompetisi  bisnis bagi wirausaha pemula dari kalangan mahasiswa, yang digagas oleh Sosro bekerjasama dengan PILLAR Business Acceleration. Tenda Batik  tersebut berlokasi di Jalan A.H Nasution No 115 Cibiru, Bandung, tepatnya di sebelah timur Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.Pada kompetisi ini, ia menjadi satu-satunya wakil dari Kampus UIN SGD Bandung yang berhasil menjadi finalis. Tenda batik ini merupakan sebuah tenda kecil  berwarna Hijau  dengan  tampilan sederhana. Sesuai dengan namanya,  tenda batik menjual  aneka jenis Pakaian Batik dengan berbagai motif dan model. Uniknya setiap pembelian produk batik berkesempatan mendapatkan 1 botol Sosro Joy Tea Green Tea. Jangka waktu dalam kompetisi tersebut berdurasi  selama Dua bulan. Akan tetapi, Alex secara Pribadi berniat akan tetap meneruskan tenda batiknya hingga batik Khas Solo buatan asal Kudus bisa dikenal dan diminati di Kota Bandung dan di Kota besar lainnya.Alex menuturkan bahwa konsep tenda batik ini terinspirasi dari kegiatan pameran yang biasa menyajikan produk-produk menggunakan tenda sederhana namun menarik banyak pengunjung, karena sifatnya yang terbuka. Atas dasar pemikiran itulah Alex memilih “tenda batik” sebagai konsep yang diusung dalam kompetisi ini.Ketika ditanya mengenai apa targetnya mengikuti ajang Youth 2011 Businiess Competition ini, ia menuturkan “yang penting berhasil menjadi juara regional Jabar-Banten aja dulu, selanjutnya gimana nanti aja,” Adapun pengumuman juara Youth 2011 Businiess Competition ini akan diselenggarakan pada tanggal 22-24 februari 2012 dalam acara sosro award di Jakarta.“Alhamdulillah luar biasa bersyukur banget dan menjadi lebih bersemangat untuk lebih maju lagi dalam berwirausaha. Terima kasih buat sosro dan pillar yang telah membuat acara yang sedemikian dahsyatnya,“ ungkap Alex saat ditanya mengenai kesannya yang telah berhasil menjadi salah satu finalis Youth 2011 Businiess Competition.Ketua Jurusan manajemen, Herry Sutanto, ketika dimintai pendapatnya mengenai prestasi yang sudah diraih mahasiswanya, beliau mengaku sangat bangga akan prestasi yang telah diraih mahasiswanya itu yang dapat membantu akreditasi Jurusan, sekaligus untuk mendukung keikutsertaan Alex dalam ajang youth 2011 business competition sebagai credit point agar dapat menjadi juara, pihak jurusan telah merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Alex untuk membuat seragam batik mahasiswa dan dosen Jurusan Manajemen.Herry Sutanto berpesan agar Alex jangan dulu merasa puas sampai disini, melainkan harus terus mampu berkembang dan juga menjaga konsistensi agar usahanya dapat menjadi lebih besar dan berkembang sehingga bukan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi orang lain dengan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun pada dasarnya beliau juga menekankan agar Alex dapat tetap fokus pada tugas utamanya sebagai mahasiswa jangan sampai dengan keikutsertaannya dalam kompetisi ini menjadikan kuliahnya terbengkalai.[]Agus Syamsul-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Alex Farurriza, mahasiswa semester V jurusan Manajemen Fakultas Syari’ah dan Hukum kelahiran kudus 12 april 1990 ini telah sukses menjadi salah satu dari 20 finalis putaran final regional Jawa Barat-Banten Joy Tea  Green Tea Youth 2011 Business Competition dengan konsep tenda batik setelah menyisihkan lebih dari 300 peserta lainnya yang ikut serta dalam kompetisi yang bertaraf nasional ini.Youth Business Competition (YBC) adalah ajang kompetisi  bisnis bagi wirausaha pemula dari kalangan mahasiswa, yang digagas oleh Sosro bekerjasama dengan PILLAR Business Acceleration. Tenda Batik  tersebut berlokasi di Jalan A.H Nasution No 115 Cibiru, Bandung, tepatnya di sebelah timur Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.Pada kompetisi ini, ia menjadi satu-satunya wakil dari Kampus UIN SGD Bandung yang berhasil menjadi finalis. Tenda batik ini merupakan sebuah tenda kecil  berwarna Hijau  dengan  tampilan sederhana. Sesuai dengan namanya,  tenda batik menjual  aneka jenis Pakaian Batik dengan berbagai motif dan model. Uniknya setiap pembelian produk batik berkesempatan mendapatkan 1 botol Sosro Joy Tea Green Tea. Jangka waktu dalam kompetisi tersebut berdurasi  selama Dua bulan. Akan tetapi, Alex secara Pribadi berniat akan tetap meneruskan tenda batiknya hingga batik Khas Solo buatan asal Kudus bisa dikenal dan diminati di Kota Bandung dan di Kota besar lainnya.Alex menuturkan bahwa konsep tenda batik ini terinspirasi dari kegiatan pameran yang biasa menyajikan produk-produk menggunakan tenda sederhana namun menarik banyak pengunjung, karena sifatnya yang terbuka. Atas dasar pemikiran itulah Alex memilih “tenda batik” sebagai konsep yang diusung dalam kompetisi ini.Ketika ditanya mengenai apa targetnya mengikuti ajang Youth 2011 Businiess Competition ini, ia menuturkan “yang penting berhasil menjadi juara regional Jabar-Banten aja dulu, selanjutnya gimana nanti aja,” Adapun pengumuman juara Youth 2011 Businiess Competition ini akan diselenggarakan pada tanggal 22-24 februari 2012 dalam acara sosro award di Jakarta.“Alhamdulillah luar biasa bersyukur banget dan menjadi lebih bersemangat untuk lebih maju lagi dalam berwirausaha. Terima kasih buat sosro dan pillar yang telah membuat acara yang sedemikian dahsyatnya,“ ungkap Alex saat ditanya mengenai kesannya yang telah berhasil menjadi salah satu finalis Youth 2011 Businiess Competition.Ketua Jurusan manajemen, Herry Sutanto, ketika dimintai pendapatnya mengenai prestasi yang sudah diraih mahasiswanya, beliau mengaku sangat bangga akan prestasi yang telah diraih mahasiswanya itu yang dapat membantu akreditasi Jurusan, sekaligus untuk mendukung keikutsertaan Alex dalam ajang youth 2011 business competition sebagai credit point agar dapat menjadi juara, pihak jurusan telah merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Alex untuk membuat seragam batik mahasiswa dan dosen Jurusan Manajemen.Herry Sutanto berpesan agar Alex jangan dulu merasa puas sampai disini, melainkan harus terus mampu berkembang dan juga menjaga konsistensi agar usahanya dapat menjadi lebih besar dan berkembang sehingga bukan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi orang lain dengan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun pada dasarnya beliau juga menekankan agar Alex dapat tetap fokus pada tugas utamanya sebagai mahasiswa jangan sampai dengan keikutsertaannya dalam kompetisi ini menjadikan kuliahnya terbengkalai.[]Agus Syamsul-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Alex Farurriza, mahasiswa semester V jurusan Manajemen Fakultas Syari’ah dan Hukum kelahiran kudus 12 april 1990 ini telah sukses menjadi salah satu dari 20 finalis putaran final regional Jawa Barat-Banten Joy Tea  Green Tea Youth 2011 Business Competition dengan konsep tenda batik setelah menyisihkan lebih dari 300 peserta lainnya yang ikut serta dalam kompetisi yang bertaraf nasional ini.Youth Business Competition (YBC) adalah ajang kompetisi  bisnis bagi wirausaha pemula dari kalangan mahasiswa, yang digagas oleh Sosro bekerjasama dengan PILLAR Business Acceleration. Tenda Batik  tersebut berlokasi di Jalan A.H Nasution No 115 Cibiru, Bandung, tepatnya di sebelah timur Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.Pada kompetisi ini, ia menjadi satu-satunya wakil dari Kampus UIN SGD Bandung yang berhasil menjadi finalis. Tenda batik ini merupakan sebuah tenda kecil  berwarna Hijau  dengan  tampilan sederhana. Sesuai dengan namanya,  tenda batik menjual  aneka jenis Pakaian Batik dengan berbagai motif dan model. Uniknya setiap pembelian produk batik berkesempatan mendapatkan 1 botol Sosro Joy Tea Green Tea. Jangka waktu dalam kompetisi tersebut berdurasi  selama Dua bulan. Akan tetapi, Alex secara Pribadi berniat akan tetap meneruskan tenda batiknya hingga batik Khas Solo buatan asal Kudus bisa dikenal dan diminati di Kota Bandung dan di Kota besar lainnya.Alex menuturkan bahwa konsep tenda batik ini terinspirasi dari kegiatan pameran yang biasa menyajikan produk-produk menggunakan tenda sederhana namun menarik banyak pengunjung, karena sifatnya yang terbuka. Atas dasar pemikiran itulah Alex memilih “tenda batik” sebagai konsep yang diusung dalam kompetisi ini.Ketika ditanya mengenai apa targetnya mengikuti ajang Youth 2011 Businiess Competition ini, ia menuturkan “yang penting berhasil menjadi juara regional Jabar-Banten aja dulu, selanjutnya gimana nanti aja,” Adapun pengumuman juara Youth 2011 Businiess Competition ini akan diselenggarakan pada tanggal 22-24 februari 2012 dalam acara sosro award di Jakarta.“Alhamdulillah luar biasa bersyukur banget dan menjadi lebih bersemangat untuk lebih maju lagi dalam berwirausaha. Terima kasih buat sosro dan pillar yang telah membuat acara yang sedemikian dahsyatnya,“ ungkap Alex saat ditanya mengenai kesannya yang telah berhasil menjadi salah satu finalis Youth 2011 Businiess Competition.Ketua Jurusan manajemen, Herry Sutanto, ketika dimintai pendapatnya mengenai prestasi yang sudah diraih mahasiswanya, beliau mengaku sangat bangga akan prestasi yang telah diraih mahasiswanya itu yang dapat membantu akreditasi Jurusan, sekaligus untuk mendukung keikutsertaan Alex dalam ajang youth 2011 business competition sebagai credit point agar dapat menjadi juara, pihak jurusan telah merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Alex untuk membuat seragam batik mahasiswa dan dosen Jurusan Manajemen.Herry Sutanto berpesan agar Alex jangan dulu merasa puas sampai disini, melainkan harus terus mampu berkembang dan juga menjaga konsistensi agar usahanya dapat menjadi lebih besar dan berkembang sehingga bukan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi orang lain dengan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun pada dasarnya beliau juga menekankan agar Alex dapat tetap fokus pada tugas utamanya sebagai mahasiswa jangan sampai dengan keikutsertaannya dalam kompetisi ini menjadikan kuliahnya terbengkalai.[]Agus Syamsul-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Alex Farurriza, mahasiswa semester V jurusan Manajemen Fakultas Syari’ah dan Hukum kelahiran kudus 12 april 1990 ini telah sukses menjadi salah satu dari 20 finalis putaran final regional Jawa Barat-Banten Joy Tea  Green Tea Youth 2011 Business Competition dengan konsep tenda batik setelah menyisihkan lebih dari 300 peserta lainnya yang ikut serta dalam kompetisi yang bertaraf nasional ini.Youth Business Competition (YBC) adalah ajang kompetisi  bisnis bagi wirausaha pemula dari kalangan mahasiswa, yang digagas oleh Sosro bekerjasama dengan PILLAR Business Acceleration. Tenda Batik  tersebut berlokasi di Jalan A.H Nasution No 115 Cibiru, Bandung, tepatnya di sebelah timur Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.Pada kompetisi ini, ia menjadi satu-satunya wakil dari Kampus UIN SGD Bandung yang berhasil menjadi finalis. Tenda batik ini merupakan sebuah tenda kecil  berwarna Hijau  dengan  tampilan sederhana. Sesuai dengan namanya,  tenda batik menjual  aneka jenis Pakaian Batik dengan berbagai motif dan model. Uniknya setiap pembelian produk batik berkesempatan mendapatkan 1 botol Sosro Joy Tea Green Tea. Jangka waktu dalam kompetisi tersebut berdurasi  selama Dua bulan. Akan tetapi, Alex secara Pribadi berniat akan tetap meneruskan tenda batiknya hingga batik Khas Solo buatan asal Kudus bisa dikenal dan diminati di Kota Bandung dan di Kota besar lainnya.Alex menuturkan bahwa konsep tenda batik ini terinspirasi dari kegiatan pameran yang biasa menyajikan produk-produk menggunakan tenda sederhana namun menarik banyak pengunjung, karena sifatnya yang terbuka. Atas dasar pemikiran itulah Alex memilih “tenda batik” sebagai konsep yang diusung dalam kompetisi ini.Ketika ditanya mengenai apa targetnya mengikuti ajang Youth 2011 Businiess Competition ini, ia menuturkan “yang penting berhasil menjadi juara regional Jabar-Banten aja dulu, selanjutnya gimana nanti aja,” Adapun pengumuman juara Youth 2011 Businiess Competition ini akan diselenggarakan pada tanggal 22-24 februari 2012 dalam acara sosro award di Jakarta.“Alhamdulillah luar biasa bersyukur banget dan menjadi lebih bersemangat untuk lebih maju lagi dalam berwirausaha. Terima kasih buat sosro dan pillar yang telah membuat acara yang sedemikian dahsyatnya,“ ungkap Alex saat ditanya mengenai kesannya yang telah berhasil menjadi salah satu finalis Youth 2011 Businiess Competition.Ketua Jurusan manajemen, Herry Sutanto, ketika dimintai pendapatnya mengenai prestasi yang sudah diraih mahasiswanya, beliau mengaku sangat bangga akan prestasi yang telah diraih mahasiswanya itu yang dapat membantu akreditasi Jurusan, sekaligus untuk mendukung keikutsertaan Alex dalam ajang youth 2011 business competition sebagai credit point agar dapat menjadi juara, pihak jurusan telah merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Alex untuk membuat seragam batik mahasiswa dan dosen Jurusan Manajemen.Herry Sutanto berpesan agar Alex jangan dulu merasa puas sampai disini, melainkan harus terus mampu berkembang dan juga menjaga konsistensi agar usahanya dapat menjadi lebih besar dan berkembang sehingga bukan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi orang lain dengan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun pada dasarnya beliau juga menekankan agar Alex dapat tetap fokus pada tugas utamanya sebagai mahasiswa jangan sampai dengan keikutsertaannya dalam kompetisi ini menjadikan kuliahnya terbengkalai.[]Agus Syamsul-Magang/SUAKA