UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mahasiswa UIN akan Berantas Buta Huruf

[www.uinsgd.ac.id] Sejumlah 207 mahasiswa UIN SGD Bandung dari berbagai Fakultas dan Jurusan akan menyelenggerakan program pemberantasan buta huruf aksara latin. Hal ini dilakukan berkaitan dengan KKN Tematik yang disupport oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Tahun kemarin tema untuk UIN pemberantasan buta aksara arab, tahun sekarang pemberantasan buta huruf aksara huruf latin”, ujar Undang, Ketua Pelaksana KKN UIN yang ditemu pada sela-sela pelepasan KKN Tematik oleh Gubernur Jawa Barat, di Aula Bale Asri Pusdai, Senin (8/07/2013).

Menurut Doktor di Bidang Hadist tersebut, penetapan program berdasarkan tawaran tema yang disodorkan oleh pemprov Jabar. Dari sekian tema yang ditawarkan kita memilih satu tema. “Pemprov menentukan tema pilihan, dan perguruan tinggi yang  menentukan,”ujarnya.

Walaupun tema yang akan dijadikan program KKN tematik UIN memberantas buta huruf aksara latin, tetapi menurut Undang, UIN tetap memiliki kewajiban untuk memberantas buta aksara arab sekaligus. Di samping itu, UIN tidak hanya menyelenggarakan program utama yang telah ditetapkan namun juga ingin memberikan softskill dan keterampilan lainnya. “Program tersebut dikemas dalam bentuk majelis taklim, kelompok belajar, dan pengajian,”papar Undang.

Menurut Pria yang selalu mengenakan peci tersebut, sebelum mahasiswa melakukan aksinya ke lapangan. Terlebih dahulu pihak UIN melakukan survei ke tempat yang akan dijadikan lokasi KKN. KKN yang akan diselenggarakan di Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung tersebut, berdasarkan hasil survei terdapat banyak masyarakat yang masih buta huruf, kebanyakan dari mereka putus sekolah SD.

“Berdasarkan survei tingkat buta huruf di Kecamatan Cilengkrang masih tinggi. Satu desa ada yang sampai 5-7 orang kelompok belajar, dan rata-rata satu kelompok belajar terdiri dari 10 orang. Semua kelompok belajar tersebut akan didampingi oleh mahasiswa UIN sebanyak 25 orang per desanya yang dibagi menjadi 3 kelompok peserta KKN Tematik,”jelas Undang.

Sebelum terjun ke lapangan, setiap peserta KKN Tematik diseleksi terlebih dahulu agar memenuhi kriteria sesuai dengan tema yang akan diusung. Seleksi sendiri diserahkan kepada fakultas masing-masing, masing-masing jurusan berkewajiban mengirimkan peserta sebanyak 5 orang.***[Dudi]