UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mahasiswa Harus Kuasai 3 Bidang Untuk Maju

[www.uinsgd.ac.id] Untuk menjadikan kampus UIN SGD Bandung yang unggul dan kompetitif, Rektor Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, S.H., M.Hum berharap mahasiswa mampu menguasai 3 bidang, yaitu karya ilmiah, olahraga dan seni.  “Supaya bisa bersaing dengan Perguruan Tinggi lain dan menjadikan UIN SGD Bandung sebagai kampus yang unggul dan kompetitif. Eksistensi kita dengan cara menguasai tiga bidang; pertama, kualitas keilmuan melalui karya ilmiah. kedua, olahraga dan kegita, seni,” ungkapnya saat membuka acara Workshop Penataan Organisasi Kemahasiswaan Tingkat DEMA, SMF, HMJ, UKM, UKK dan Pelatihan Penulisan Jurnal dan Publikasi Online Mahasiswa di lingkungan UIN SGD Bandung yang diselenggarakan oleh Bagian Kemahasiswaan yang digelar di Wisata Alam Pangjugjugan, Kampung Babakan Anjun, Desa Cilembu, Kec. Pamulihan, Kab. Sumedang, Jumat (10/1) sore.  

Sekitar 70 peserta yang terdiri dari utusan DEMA, SMF, HMJ, UKM dan UKK mengikuti Workshop dan Pelatihan ini dari tanggal 10-12 Januari 2014 ini, Rektor berkeyakinan dengan adanya workshop dan pelatihan ini akan terlahir mahasiswa yang maju dan siap bersaing di kalangan PTAIN. “Jika pada saat Pionir yang diselenggarakan di Banten untuk kategori karya ilmiah dan olahraga mendapatkan juara. Saya memiliki keyakinan dengan adanya workshop dan pelatihan yang diselenggarakan di Pangjugjugan ini bisa melahirkan mahasiswa yang maju dan bersaing dengan PTAIN, sehingga eksistensi kita diperhitungkan” optimisnya.

Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT. menambahkan kegiatan workshop dan pelatihan ini sebagai salah satu uyapa mensinergikan segala potensi yang ada di mahasiswa, baik DEMA, SMF, HMJ, UKM dan UKK untuk mewujudkan UIN SGD Bandung sebagai kampus yang unggul dan kompetitif. “Acara ini sebagai ajarang silaturahmi antara Rektorat dengan mahasiswa untuk menciptakan manajerial pedoman organisasi mahasiswa yang berkualitas dan usaha pelurusan diseminasi karya ilmiah civitas akademika UIN SGD Bandung melalui media online,” paparnya.

Usaha mensinergiskan antara Rektorat dengan mahasiswa sangat diperlukan dalam membangun kampus yang unggul dan kompetitif. “Mengingat banyak mahaiswa UIN yang meraih juara karya ilmiah, seperti Wahyu Saripudin pada ajang Pionir dan Toto Tohari pada jarang BKKBN Provinsi Jabar. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa menciptakan kultur akademik yang sehat dan bisa ikut andil dalam membagakan kampus tercinta,” harapannya.

Bagi Fakhru Roji Ishak, Ketua Umum Dema upaya menciptakan kampus yang unggul dan kompetitif ini “Pihak Rektorat harus bisa memberikan ransangan terhadap mahasiswa untuk giat dan bersunggung-sungguh menguasai tiga bidang keahlian; karya ilmiah, olahraga dan seni, sehingga terciptanya kultur akademik yang baik,” paparnya.

Ada beberapa usaha untuk menciptakan kultur akademik ini, “Rektorat harus memberikan apresiasi terhadap segala prestasi yang telah di raih oleh mahasiswa karena telah ikut membanggakan kampus. Caranya apakah melalui kegiatan penobatan mahasiswa teladan yang meraih piala Rektor Cup. Selain itu, peningkatan kualitas dosen, pengadaan buku-buku berkualitas di perpustakaan diperlukan untuk meningkatkan mahasiswa yang lebih baik,” pungkasnya. []