UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Ma’had Al-Jam’iah UIN Bandung Buka Penerimaan Santri Baru

Ma’had Al-Jam’iah (Pesantren kampus) UIN SGD Bandung telah membuka pendaftaran santri baru tahun akademik 2019/2020. “Untuk gelombang I dimulai dari  tanggal 23 Maret sampai 29 Mei 2019. Sedangkan gelombang II dari tanggal 2 Juni sampai 13 Agustus 2019 dengan biaya masuk Rp. 2.800.000,- (Dua Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah).Sampai hari ini yang mendaftarkan diri baru 10 orang,” ungkap Dr. Hj. Teti Ratnasih M.Ag., C.Ht., Kabid Administrasi dan Keuangan di Ma’had Al-Jam’iah, Kampus I, Jl. A. H. Nasution No 105 Cipadung Cibiru Bandung, Jumat (10/05/2019)

Dr. Hj. Teti Ratnasih M.Ag., C.Ht., menjelaskan Ma’had Al-Jam’iah  sebagai wahana pembinaan mahasiswa dalam pengembangan ilmu keagamaan dan kebahasaan, serta penanaman dan pelestarian tradisi spiritualitas keagamaan, merupakan subsistem akademik dan pembinaan mahasiswa dalam rangka pelaksanaan visi dan misi pendidikan tinggi Islam.

Secara historis, Mahad Al-Jamiah merupakan pelembagaan tradisi ke dalam kampus Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Oleh sebab itu,  Ma’had Al-Jam’iah harus merefleksikan nilai-nilai kepesantrenan, mentrafnsformasikan keilmuan dan pengalaman tradisi keislaman, dan menjadi model pendidikan khas Indonesia karena muncu dan berkembang dari pengalaman sosilogis masyarakat lingkungannya.

“Ilmu-ilmu keislaman yang diajarkan di Ma’had Al-Jam’iah bersumber dari khazanah intelektual klasik, mendorong sikap intelektual yang berpegang teguh kepada tradisi-tradisi Islam yang kaya,” tegasnya.

Ma’had Al-Jam’iah ini memiliki visi “Menjadikan UIN sebagai perguruan tinggi yang unggul dan kompetitf, serta mampu mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum berdasarkan paradigma wahyu memandu ilmu” dan Misi “Menyiapkan generasi ulul albab yang mampu: Memadukan dzikir dan fikir, Memiliki kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual, Menemukan, mengembangkan dan menerapkan ilmu, teknologi, sosial, budaya dan seni”   

Berdasarkan SK Rektor UIN SGD Bandung No. Un.05/II.2/KP.07.6/308/2015, pengelolaannya: Rektor : Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. Syeikh Ma’had Al-Jam’iah : Dr. Yayan Rahtikawati, M.Ag. Direktur Ma’had Al-Jam’iah : Dr. H. Badruzzaman M. Yunus, MA. Kabid Pengasuhan : H. Wawan Setiawan Abdillah, M.Ag.Kabid Bahasa Arab : Ajang Jamjam, M.Ag. Kabid Bahasa Inggris : Amung Ahmad Syahir, M.Ag. Kabid Administrasi dan Keuangan : Dr. Hj. Teti Ratnasih M.Ag., C.Ht. Staff : Husnul Khair P, M.Ag., Ahmad Zaeni Dahlan, M.Pd., Muttasiah Fuadah, SH., Mulyana, S.Sos.

Ma’had Al-Jam’iah ini memiliki berbagai kegiatan: “mulai dari Pembelajaran Bahasa Arab (2x/minggu), Pembelajaran Bahasa Inggris (2x/minggu), Pengajian Kitab Turats (1x/minggu), Up Grading (Motivasi dan Hospitality) (1x/minggu), Public Speaking (1x/minggu), Ekstrakurikuler (1x/minggu), Khotmul Quran (1x/bulan),  Pembinaan dan Pengasuhan, sampai melakukan capacity building,” paparnya.

Prestasi Santri
Mengenai prestasi santri Ma’had Al-Jami’ah yang pernah ditorehkan: Pertama, Siti Kasmila sebagai Juara I Pidato Bahasa Inggris di Fakultas Dakdaw dan Komunikasi.Kedua, Tsani Liziah sebagai Finalis Da’i Muda pilihan ANTV 2012. Ketiga, Dena sebagai Juara 1 MFQ Tingkat Kabupaten Bandung Barat. Keempat, Kokom Komariah sebagai Harapan 2 MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat. Kelima, Nina Nursari sebagai Harapan 3 Fahmil Quran Tingkat Provinsi Jawa Barat. Keenam, Gina Nur Amalia sebagai Juara 1 Tahfidz Tingkat Fakultas Sains dan Teknologi. Ketujuh, Tika Mustika sebagai Juara 1 lomba Baca Puisi Tingkat UIN SGD Bandung.

“Data terbaru, Alhamdulillah dua satu santri Ma’had meriah juara pada Seleksi Tilawah Qur’an dan Hadits tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019 yang dilaksanakan di Kompleks Pusdai dari tanggal 28 April-3 Mei. Akhi Rizki Abd. Rozak, Juara 3 untuk cabang Hapalan Hadits berbagai. Ukhti Vida,  Juara 2 untuk cabang Hifzhul Hadits kategori 500 hadits tanpa sanad. Semoga dapat terpilih untuk pembinaan ke tingkat nasional,” jelasnya.

“Selanjutnya, untuk jadwal masuk Ma’had akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2019. Sedangkan Placement Test (PT) pada 28 Agustus 2019,” pungkasnya.

Sumber, Jurnal Pos Media Sabtu, 11 Mei 2019