UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Lulusan UIN SGD Harus Mampu Bersaing

[www.uinsgd.ac.id] Dekan Fakultas FISIP UIN Sunan Gunung Djati, Dr. Sahya Anggara S., M.Si menegaskan,  setiap lulusan selain harus menjaga nama baik almamater, juga harus mampu bersaing dengan dunia luar. “Kami yakin lulusan FISIP mampu bersaing dengan para kompetitor lainnya,” tandas Sahya usai acara sungkeman Pelepasan Alumni Wisudawan/Wisudawati kepada orangtuanya di Aula FISIP UIN SGD Bandung, Minggu (15/3/15).

Setiap lulusan FISIP  kini harus menguasai Test of English as Foreign Language (Toefel) dan menjadi salah satu syarat mahasiswa untuk mengikuti ujian akhir. Hal ini, guna bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

“Kami memulai tahun 2014, setiap lulusan harus menguasai Toefel, karena para mahasiswa harus mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut Sahya menyatakan, seluruh civitas akademik harus memiliki kebersamaan dan bertekad untuk kembali mengangkat derajat UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Kita tidak ingin lulusan FISIP UIN Bandung hanya menjadi penonton dan kalah bersaing dengan perguruan tinggi lainnya,” tandasnya.

Dikatakannya, pihak rektorat telah menetapkan lulusan UIN harus menguasai dua bahasa yakni Inggris dan Arab. Penguasaan dua bahasa menjadi salah satu syarat bagi setiap lulusan UIN.

Pihaknya juga tengah menjalin kerja sama dengan para alumni dan ikatan alumni dari setiap lulusan untuk berbagi informasi. Terutama dalam hal lowongan kerja, sekaligus saling memberikan informasi dan tidak putus komunikasi.[]