UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

LPM SUAKA

LEMBAGA PERS MAHASISWA SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

 

Tahun 1986 carikan kertas buram bernama suaka beredar di kalangan mahasiswa IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tak banyak, hanya berjumlah kurang dari seratus ekslempar. Usaha untuk menyiasati aroganitas penguasa negeri yang memanjang di mulut rektor. Demi mempertahankan eksistensinya pers pun harus pintar bersiasat menjalani waktu yang tidak mempan di ajak kompromi. Namun tidak menghilangkan profesionalitas dan sinergitas ruh jiwa pers, objektifitas berita yang disampaikan.

Sejarah bermula dari LPM SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG merupakan hasil transformasi dari SKM suaka yang pada awalnya bernama Gerak pada tahun 1990, hingga kemudian berganti menjadi Sunan Gunug Djati dan terakhir menjadi Suara Kampus (SUAKA) yang kini mentransformasi diri menjadi LPM SUAKA UIN SGD Bandung pada tahun 2001.

Berjalan bersama waktu, cita, cipta, cinta dan karsa meluluh bersama idealisme yang terus menyala. Semangat untuk perubahan akan selalu tertanam, semangat dengan sepenuh jiwa dan raga untuk memperjuangkan kebenaran.

Ditengah persaingan penerbitan pers yang makjin pesat, suaka sebagai pers mahasiswa yang independen terus berbenah basis dan backround, suaka merupakan lahan segar untuk terus diberdayakan juga tajamkan visinya. Oleh karena itu suaka mempunyai peran penting dalam menjalankan soliditas kerekdasisan dengan semua analisis akademisnya.

Dengan piranti dan seutas tali pengalaman, kami telah hadir dalam bentuk tabloid, majalah fresh, juirnal, online dan Majalah tahunan. Walaupun lahir dari rahim institusi agama, namun tidak mengurangi niat kami untuk menelaah diskusi ilmiah. Karena agama adalah rahmatan lil alamin.

Media ini diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa SUAKA UIN sunan Gunung Djati Bandung. Kebijakan editorial independen dari semua organisasi, baik ormas, parol, rektorat, organisasi kemahasiswaan maupun LSM.

Hormat Kami,

 

LEMBAGA PERS MAHASISWA SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

 

Tahun 1986 carikan kertas buram bernama suaka beredar di kalangan mahasiswa IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tak banyak, hanya berjumlah kurang dari seratus ekslempar. Usaha untuk menyiasati aroganitas penguasa negeri yang memanjang di mulut rektor. Demi mempertahankan eksistensinya pers pun harus pintar bersiasat menjalani waktu yang tidak mempan di ajak kompromi. Namun tidak menghilangkan profesionalitas dan sinergitas ruh jiwa pers, objektifitas berita yang disampaikan.

Sejarah bermula dari LPM SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG merupakan hasil transformasi dari SKM suaka yang pada awalnya bernama Gerak pada tahun 1990, hingga kemudian berganti menjadi Sunan Gunug Djati dan terakhir menjadi Suara Kampus (SUAKA) yang kini mentransformasi diri menjadi LPM SUAKA UIN SGD Bandung pada tahun 2001.

Berjalan bersama waktu, cita, cipta, cinta dan karsa meluluh bersama idealisme yang terus menyala. Semangat untuk perubahan akan selalu tertanam, semangat dengan sepenuh jiwa dan raga untuk memperjuangkan kebenaran.

Ditengah persaingan penerbitan pers yang makjin pesat, suaka sebagai pers mahasiswa yang independen terus berbenah basis dan backround, suaka merupakan lahan segar untuk terus diberdayakan juga tajamkan visinya. Oleh karena itu suaka mempunyai peran penting dalam menjalankan soliditas kerekdasisan dengan semua analisis akademisnya.

Dengan piranti dan seutas tali pengalaman, kami telah hadir dalam bentuk tabloid, majalah fresh, juirnal, online dan Majalah tahunan. Walaupun lahir dari rahim institusi agama, namun tidak mengurangi niat kami untuk menelaah diskusi ilmiah. Karena agama adalah rahmatan lil alamin.

Media ini diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa SUAKA UIN sunan Gunung Djati Bandung. Kebijakan editorial independen dari semua organisasi, baik ormas, parol, rektorat, organisasi kemahasiswaan maupun LSM.

Hormat Kami,

 

LEMBAGA PERS MAHASISWA SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

 

Tahun 1986 carikan kertas buram bernama suaka beredar di kalangan mahasiswa IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tak banyak, hanya berjumlah kurang dari seratus ekslempar. Usaha untuk menyiasati aroganitas penguasa negeri yang memanjang di mulut rektor. Demi mempertahankan eksistensinya pers pun harus pintar bersiasat menjalani waktu yang tidak mempan di ajak kompromi. Namun tidak menghilangkan profesionalitas dan sinergitas ruh jiwa pers, objektifitas berita yang disampaikan.

Sejarah bermula dari LPM SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG merupakan hasil transformasi dari SKM suaka yang pada awalnya bernama Gerak pada tahun 1990, hingga kemudian berganti menjadi Sunan Gunug Djati dan terakhir menjadi Suara Kampus (SUAKA) yang kini mentransformasi diri menjadi LPM SUAKA UIN SGD Bandung pada tahun 2001.

Berjalan bersama waktu, cita, cipta, cinta dan karsa meluluh bersama idealisme yang terus menyala. Semangat untuk perubahan akan selalu tertanam, semangat dengan sepenuh jiwa dan raga untuk memperjuangkan kebenaran.

Ditengah persaingan penerbitan pers yang makjin pesat, suaka sebagai pers mahasiswa yang independen terus berbenah basis dan backround, suaka merupakan lahan segar untuk terus diberdayakan juga tajamkan visinya. Oleh karena itu suaka mempunyai peran penting dalam menjalankan soliditas kerekdasisan dengan semua analisis akademisnya.

Dengan piranti dan seutas tali pengalaman, kami telah hadir dalam bentuk tabloid, majalah fresh, juirnal, online dan Majalah tahunan. Walaupun lahir dari rahim institusi agama, namun tidak mengurangi niat kami untuk menelaah diskusi ilmiah. Karena agama adalah rahmatan lil alamin.

Media ini diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa SUAKA UIN sunan Gunung Djati Bandung. Kebijakan editorial independen dari semua organisasi, baik ormas, parol, rektorat, organisasi kemahasiswaan maupun LSM.

Hormat Kami,

 

LEMBAGA PERS MAHASISWA SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

 

Tahun 1986 carikan kertas buram bernama suaka beredar di kalangan mahasiswa IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tak banyak, hanya berjumlah kurang dari seratus ekslempar. Usaha untuk menyiasati aroganitas penguasa negeri yang memanjang di mulut rektor. Demi mempertahankan eksistensinya pers pun harus pintar bersiasat menjalani waktu yang tidak mempan di ajak kompromi. Namun tidak menghilangkan profesionalitas dan sinergitas ruh jiwa pers, objektifitas berita yang disampaikan.

Sejarah bermula dari LPM SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG merupakan hasil transformasi dari SKM suaka yang pada awalnya bernama Gerak pada tahun 1990, hingga kemudian berganti menjadi Sunan Gunug Djati dan terakhir menjadi Suara Kampus (SUAKA) yang kini mentransformasi diri menjadi LPM SUAKA UIN SGD Bandung pada tahun 2001.

Berjalan bersama waktu, cita, cipta, cinta dan karsa meluluh bersama idealisme yang terus menyala. Semangat untuk perubahan akan selalu tertanam, semangat dengan sepenuh jiwa dan raga untuk memperjuangkan kebenaran.

Ditengah persaingan penerbitan pers yang makjin pesat, suaka sebagai pers mahasiswa yang independen terus berbenah basis dan backround, suaka merupakan lahan segar untuk terus diberdayakan juga tajamkan visinya. Oleh karena itu suaka mempunyai peran penting dalam menjalankan soliditas kerekdasisan dengan semua analisis akademisnya.

Dengan piranti dan seutas tali pengalaman, kami telah hadir dalam bentuk tabloid, majalah fresh, juirnal, online dan Majalah tahunan. Walaupun lahir dari rahim institusi agama, namun tidak mengurangi niat kami untuk menelaah diskusi ilmiah. Karena agama adalah rahmatan lil alamin.

Media ini diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa SUAKA UIN sunan Gunung Djati Bandung. Kebijakan editorial independen dari semua organisasi, baik ormas, parol, rektorat, organisasi kemahasiswaan maupun LSM.

Hormat Kami,

 

LEMBAGA PERS MAHASISWA SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

 

Tahun 1986 carikan kertas buram bernama suaka beredar di kalangan mahasiswa IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tak banyak, hanya berjumlah kurang dari seratus ekslempar. Usaha untuk menyiasati aroganitas penguasa negeri yang memanjang di mulut rektor. Demi mempertahankan eksistensinya pers pun harus pintar bersiasat menjalani waktu yang tidak mempan di ajak kompromi. Namun tidak menghilangkan profesionalitas dan sinergitas ruh jiwa pers, objektifitas berita yang disampaikan.

Sejarah bermula dari LPM SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG merupakan hasil transformasi dari SKM suaka yang pada awalnya bernama Gerak pada tahun 1990, hingga kemudian berganti menjadi Sunan Gunug Djati dan terakhir menjadi Suara Kampus (SUAKA) yang kini mentransformasi diri menjadi LPM SUAKA UIN SGD Bandung pada tahun 2001.

Berjalan bersama waktu, cita, cipta, cinta dan karsa meluluh bersama idealisme yang terus menyala. Semangat untuk perubahan akan selalu tertanam, semangat dengan sepenuh jiwa dan raga untuk memperjuangkan kebenaran.

Ditengah persaingan penerbitan pers yang makjin pesat, suaka sebagai pers mahasiswa yang independen terus berbenah basis dan backround, suaka merupakan lahan segar untuk terus diberdayakan juga tajamkan visinya. Oleh karena itu suaka mempunyai peran penting dalam menjalankan soliditas kerekdasisan dengan semua analisis akademisnya.

Dengan piranti dan seutas tali pengalaman, kami telah hadir dalam bentuk tabloid, majalah fresh, juirnal, online dan Majalah tahunan. Walaupun lahir dari rahim institusi agama, namun tidak mengurangi niat kami untuk menelaah diskusi ilmiah. Karena agama adalah rahmatan lil alamin.

Media ini diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa SUAKA UIN sunan Gunung Djati Bandung. Kebijakan editorial independen dari semua organisasi, baik ormas, parol, rektorat, organisasi kemahasiswaan maupun LSM.

Hormat Kami,