UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

LP2M/P3M, Ruh Perguruan Tinggi untuk Peningkatan Mutu & Daya Saing

Dalam rangka koordinasi program, evaluasi dan peningkatan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Indonesia.

Sebanyak 60-an peserta terdiri dari para ketua dan utusan LP2M/P3M PTKIN se-Indonesia, termasuk Ketua LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Husnul Qodim,MA., dalam Rapat Koordinasi LP2M/P3M PTKIN se-Indonesia yang berlangsung di Rocki Hotel Padang dari hari Kamis tanggal 29 sampai hari Jumat, 30 Agustus 2019.

Tari ‘pasambahan’ khas Minang, yang dipersembahkan oleh para mahasiswi Jurusan Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang, mengawali rangkaian acara pembukaan. Seni tari tradisi Minang yang biasa dipersembahkan untuk menghormati tamu atau pejabat yang datang.

Acara pembukaan dilanjutkan dengan sambutan panitia yang disampaikan oleh Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Direktorat DIKTIS Kemenag RI, Dr. H. Suwendi, M.Ag., kemudian dibuka oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Eka Putra Wirman, M.A.

Dr. Suwendi, mewakili panitia menyampaikan bahwa “Ruh Perguruan Tinggi untuk peningkatan mutu dan daya saing itu terletak di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). Oleh karena itu, diperlukan koordinasi program untuk peningkatan kapasitas SDM dan produktifitas hasil penelitian, pengabdian dan publikasi kepada masyarakat luas,” tegasnya.

Di sisi lain, kapasitas ketenagaan di lingkungan Kemenag RI, khususnya terkait Guru Besar, dari 12.000 jumlah dosen di PTKIN yang menjadi Guru Besar sekitar 300 sampai 400an, atau sekitar 4 persennya. “Dalam hal ini, kualitas hasil penelitian dan publikasi karya ilmiah perlu ditingkatkan,” paparnya.


Dalam sambutan pembukaan, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Eka Putra Wirman, M.A., menambahkan bahwa “LP2M/P3M di PTKIN merupakan dapur dan think thank-nya Perguruan Tiinggi,” tegasnya.

Dr. Eka Putra juga menegaskan, “peningkatan publikasi karya ilmiah sangat diperlukan, terutama dengan memperbanyak jurnal terakreditas Nasional maupun bereputasi Internasional. Agar dapat membantu percepatan Guru Besar di lingkungan PTKIN, mudah-mudahan proses PMA terkait kenaikan Guru Besar di lingkungan Kementerian Agama yang diurus oleh Kemenag sendiri, segera disetujui,” ujarnya.

Acara pembukaan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Dr. Ahmad Yani,. M.Ag., Ketua LP2M IAIN Syeikh Nurjati Cirebon. ()