UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

LDM Kibarkan Dakwah Berbasis Pelayanan

[www.uinsgd.ac.id] Sahabat hati siap melayani. Itulah jargon Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM), salah satu Unit Kegitan Mahasiswa (UKM) yang ada di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Jargon itu dikibarkan guna mewujudkan diri sebagai organ kemahasiswaan berbasis dakwah dan pelayanan ini, guna memposisikan diri sebagai unsur perubah menuju terciptanya masyarakat kampus yang berpegang teguh pada nilai-nilai Alqur’an dan As-Sunnah.

LDM sebagai organisasi yang berkiprah dalam dunia dakwah ini bertekad mengajak setiap sivitas akademika untuk membangun pribadi yang berakhlak dan bertakwa.  Tak heran, bila bidang-bidang yang ada di dalamnya fokus pada pembinaan pribadi muslim yang berjiwa islami.

Saat ditemui di kediamannya, Ketua LDM UIN Bandung, Aswin Ahdir Bolanoh mengungkapkan, selain bertekad membentuk kader-kader rabbani (sholeh) dan muntijah (produktif), LDM juga berupaya membentuk jaringan dakwah strategis di setiap elemen intra dan ekstra kampus.

Tak hanya itu, LDM diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dakwah di lingkungan kampus dan masyarakat luas. “Memberikan kontribusi positif bagi kemajuan moralitas, inteletektualitas, dan kredibilitas warga kampus,” tandas Aswin, Rabu (10/10) seperti dilansir BandungOke.com

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Aswin, pihaknya juga berbagi tugas dengan dibentuknya berbagai bidang. Sejumlah program dirancang dan disesuaikan dengan tugas dan fungsi yang diemban masing-masing. “Bidang-bidang yang ada difungsikan untuk melayani semua sivitas kampus,” tandasnya.

Termasuk di dalamnya, kata Aswin, upaya memakmurkan masjid kampus. Dalam konteks ini, khususnya di UIN Bandung, pihaknya berkoordinasi dengan DKM Iqomah dan UPTQ.

Aswin sebagai Ketua LDM di UIN Bandung ini termasuk mahasiswa yang berprestasi, baik di LDM maupun di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Mahasiswa Jurusan Tafsir Hadits ini, adalah satu dari lima mahasiswa yang mendapatkan piagam Rektor UIN Bandung pada Maret 2012 sebagai penghafal Alqur’an (hafidz). Aswin hafal Alqur’an sebanyak 20 Juz. [Sani Nurdiansyah]