UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Launching & Sosialisasi PMB Jalur Mandiri Sistem CBT

[www.uinsgd.ac.id] Kali pertama UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan Launching dan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri dengan Sistem Computer Based Test (CBT) Tahun Akademik 2017-2018 di Aula Anwar Musaddad, Kamis (16/2).

Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., dalam sambutannya menyatakan bahwa “transformasi dan perubahan sistem penerimaan mahasiswa baru sangat urgent untuk dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjaring sumberdaya calon mahasiswa yang lebih berkualitas, karena dalam sebuah proses pendidikan untuk menghasilkan output sumberdaya yang berkualitas diperlukan input dan proses yang berkualitas,” tegasnya. 

Salah satu cara mempersiapkan lulusan berkualitas itu melalui perubahan sistem penerimaan mahasiswa baru “dari Paper Based Test (PBT) menuju Computer Based Test (CBT) ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kapasitas Information Technology (IT) kampus guna mempersiapkan program Smart Campus yang berbasis IT,” paparnya.

Menurut Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag., Wakil Rektor I sekaligus Ketua Pelaksana menjelaskan penerapan Penerimaan Mahasiswa Baru dengan Sistem CBT ini dilakukan melalui beberapa proses: pertama, berdasarkan hasil evaluasi sistem penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya terutama tahun 2016; kedua, melalui rapat koordinasi yang intensif dengan para pihak terutama dalam hal ini bagian Akademik, Karo AUPK dan A2KK, dan Wakil Rektor II; ketiga, tim melakukan study banding ke beberapa PTN yang sudah lebih dahulu menerapkan CBT, seperti ke UIN Riau; keempat, pemantapan kesiapan teknis dan regulasi; dan kelima, kegiatan launching dan sosialisasi.

Dalam laporannya Warek I menyatakan “tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan secara internal dengan mengundang para Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan, pada dosen, para tenaga kependidikan dan aktivis mahasiswa dalam rangka menyiapkan dan mensukseskan PMB jalur mandiri dengan sistem CBT,” tegasnya.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerima calon mahasiswa pada tahun akademik 2017/2018 melalui melalui 5 jalur, terdiri dari 4 jalur nasional dan jalur mandiri. Keempat jalur nasional; Pertama, SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri); Kedua, SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri); Ketiga, SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri); Keempat, UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri).

Untuk jalur mandiri melalui; pertama, ujian mandiri dengan sistem  CBT (Computer Based Testing); kedua, jalur khusus tahfidz al-Qur’an (minimal 5 Juz); dan ketiga, jalur prestasi seni dan olahraga. 

Mengenai teknis penerimaan mahasiswa baru, dijelaskan oleh Dr. M. Erihadiana,M.Mp dengan beberapa jalur; SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, PMB jalur mandiri dengan sistem CBT dan jalur khusus bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Quran minimal 5 juz dan yang memiliki prestasi di bidang seni, olahraga atau yang lainnya minimal tingkat regional (Kota/Kabupaten).

Untuk teknis sistem CBT dan simulasi dijelaskan oleh Kepala UPT Pangkalan Data dan Teknologi Informasi, Undang Syarifuddin, M.Kom . [Humas Al-Jamiah]