UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Lakukan Visitasi Perpustakaan, UIN SGD Bandung Dinilai Luar Biasa

Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan Asesmen Lapangan dan Visitasi pada sejumlah sarana dan prasarana yang ada di UIN SGD Bandung. Proses ini dilakukan sebagai upaya untuk melakukan peninjauan atau pengamatan kebenaran informasi pada borang dengan kenyataan yang ada di lapangan, salah satunya perpustakaan. Jumat, (01/03/2019).

Dua orang Asesor, Yuliandri dan Mamduh M. Hanafi yang dipandu oleh Humas dan Kepala Perpustakaan UIN Bandung bersama-sama meninjau secara langsung keadaan yang ada di perpustakaan, mulai dari sistem registrasi, proses peminjaman dan pengembalian buku, sistem referensi, kelengakapan dan kenyamanannya.

Salah satu Asesor, Yuliandri menyampaikan kekagumannya terhadap fasilitas perpustakaan UIN Bandung, “Untuk akses peminjaman, pokoknya sudah oke semua. Ketika dia meminjam buku, kemudian referensi buku, semua sudah terdaftar dengan bagus, itu yang pertama. Yang kedua adalah, e-journal itu sudah bisa berlangganan. Sekarang tinggal bagaimana mahasiswa dan dosen untuk memaksimalkan fasilitas yang telah disediakan oleh perpustakaan,” jelasnya.

Lebih Lanjut, Yuliandri terus menuturkan rasa kagumnya “Ketiga adalah, saya juga melihat disiplin mahasiswa dalam mengikuti semua prosedur itu bagus sekali, terutama misalnya tadi saya lihat sistem yang bagus adalah ketika mahasiswa mngembalikan buku tidak mesti melalui counterlangsung, tapi bisa melalui sistem yang saya pikir tadi kaya ATM yang tinggal masukkan buku kemudian keluarlah bukti pengembalian,” ungkapnya.

Yuliandri menilai dari segi fasilitas dan suasana lingkungan memang cukup bagus, nyaman dengan posisi bangunan atau luas kampus 1 yang meskipun memang masih terbatas sekali, tetapi dengan adanya pengembangan kampus 2 dan kampus 3 dinilai cukup bagus. Kemudian dari segi kebersihan pun dinilai luar biasa. Karenanya, beliau bisa melihat bahwa mahasiswa dan semua stakeholder mendukung semua program yang ada didalam kampus.

“Kemudian tadi saya sempat wawancara dengan Tendik (Tenaga Kependidikan) mengenai proses pembelajaran, pelayanan kepada mahasiswa, dosen, dan lain-lain. Maka bagi saya, Tendik ini sangat perlu untuk terus mengembangkan kompetensi dan kemampuan,” lanjutnya.

Sejalan dengan hal tesebut, Wakil Dekan l Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Enjang A. S memaparkan beberapa partisipasi dan dukungan yang dikerahkan tiap fakultas, dalam rangka mendukung proses Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang dilakukan oleh UIN Bandung.

Diantaranya pertama, seluruh komponen-komponen atau item menyiapkan beberapa informasi yang dibutuhkan terkait dengan apa yang dilakukan oleh panitia tingkat universitas. Misalnya, yang terkait dengan sarana dan prasarana, serta Sumber Daya Manusia (SDM).

“Karena kan ada kunjungan, untuk memastikan apakah informasi pada borang itu sesuai dengan apa yang ada di lapangan. Kemudian yang terkait dengan Laboratorium dan lain sebagainya,” tuturnya saat diwawancarai Jurnalposmedia

Kedua, mempersiapkan beberapa komponen atau bagian yang harus diadakan. Misalnya, karya-karya yang ada di tiap fakultas disiapkan dan diinformasikan ke tingkat al Jamiah, termasuk pada aspek alumni, mahasiswa, ketercapaian prestasi dan lain sebagainya.

“Saya sangat optimis, kita akan mendapatkan nilai A untuk APT ini. Karena, kita sudah optimal melakukan persiapan untuk APT ini,” tutupnya. (Ratih Pratiwi, Nazmi Syahida/Jurnal Pos Media)