UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Kuliah Umum bersama KH Yusuf Mansyur

[www.uinsgd.ac.id] Dalam rangka launching praktik ibadah, tilawah dan tahfidz Al-Quran terintegrasi dan Dies Natalis UIN SGD Bandung ke-48 Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menggelar Kuliah Umum bersama KH Yusuf Mansyur bertajuk “Membangun Genarasi Emas: Membekali Santis & Engineer dengan Al-Quran” yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor (WR) I UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag. di Aula Multipurpose, Selasa (1/3).

Dalam sambutanya WR I menyambut baik kuliah umum untuk mengembangkan Tahfidz Al-Quran dan terciptanya Rumah Al-Quran di lingkungan UIN SGD Bandung. “Saya sangat mengapresasi dan bangga dengan adanya acara ini yang menghadirkan KH Yusuf Mansyur. Mudah-mudahan dengan adanya MoU antara Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara untuk mengembangkan Tahfidz Al-Quran di Jawa Barat,” tegasnya.

Kita ketahui secara bersama di bawah kepemimpinan Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si untuk menciptakan lulusan  Tahfidz Al-Quran dilakukan kerjasama dengan berbagai Pemerintahan Daerah yang ada di lingkungan Jawa Barat dengan mendirikan Rumah Al-Quran. “UIN telah melakukan MoU dengan Kabupaten Garut, Banjar untuk menciptakan lulusan UIN SGD Bandung yang Tahfidz Al-Quran. Caranya dengan membuat Rumah Al-Quran yang rencanaya akan dibuatkan Rumah Al-Quran ini di daerah Cileunyi,” paparnya.

WR I berharap usaha menyiapkan Rumah Al-Quran ini harus dibarengi dengan menciptakan nilai-nilai Islam di lingkungan UIN SGD Bandung. “Dengan modal Tahfidz Al-Quran ini, tidak ada lagi mahasiswa yang nongkrong sampai larut malam, karena dituntut untuk menghafal Al-Quran, sehingga nuansa nilai-nilai Islami yang bersumber dari Al-Quran ini dapat dirasakan dan semakin semarak di kampus kita,” sambungnya.

Keikutsertaan seluruh civitas akademika menjadi bagain penting untuk mengembangkan Tahfidz Al-Quran dan Rumah Al-Quran ini. “Oleh karena itu, dukungan dari dosen, karyawan, mahasiswa menjadi penting untuk pengembangan Tahfidz Al-Quran dan Rumah Al-Quran,” terangnya.

Bagi Dekan FST, Dr. Opik Taupik Kurahman, M.Ag untuk menyiapkan lulusan Tahfidz Al-Quran ini, “Mahasiswa dibekali Kuliah Umum bersama KH Yusuf Mansyur supaya memberikan inspirasi untuk terus menghafal dan menjaga hafalan Al-Qurannya. Menghapal Al-Quran ibu bukan hanya untuk ahli fiqh, ahli Quran semata. Akan tetapi usaha memahami Al-Quran melalui tahfidz ini untuk semua disiplin ilmu,” tegasnya. 

Menyambut program Rektor dalam menciptakan Rumah Al-Quran ini, pihak FSH menyiapkan lulusanya harus hafal 2 juz. “Saya dekralasikan lulusan Sains ini harus hafal minimal 2 juz. Menghafal Al-Quran ini mudah, jika kita memiliki kemauan yang kuat dan didorang untuk terus berusaha menjaga hafalanya supaya tetap terjaga,” optimisnya.

Untuk mahasiswa yang hafal Al-Quran ini pihak Fakultas akan memberikan beasiswa. “Tidak ada ceritanya yang hafal Al-Quran ini indeks prestasinya jelek. Oleh karena itu, Fakultas akan memberikan beasiswa kepada yang hafal Al-Quran ini,” pungkasnya.

Pada acara kuliah umum ini dilaunching praktik ibadah, tilawah dan tahfidz Al-Quran terintegrasi dan dilakukan nota kesepahaman (MoU) antara Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD Bandung dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara; Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara. [Humas Al-Jamiah]