UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Kontes Malik dan Malika dalam Milad BSA ke-29

[www.uinsgd.ac.id] Dalam rangka memperingati Milad Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Bandung ke -29, berbagai lomba diadakan untuk memeriahkan acara tersebut. Kontes Malik dan Malika menjadi acara puncak sekaligus penutupan yang diselenggarakan pada Jumat (8/5) pukul 20.00 di halaman UIN Mart Bandung.

Bil Mayyati Nahnu Mumtaz yang artinya Dengan Kebersamaan Mari Kita Raih Kesuksesan, merupakan tema yang di usung oleh para panitia Milad yang maknanya sendiri selain mengembangkan potensi, juga memupuk solidaritas antar mahasiswa BSA dari berbagai tingkat

Berbagai perlombaan telah usai dilaksanakan seperti Pekan Olahraga, Debat, Puisi, Lomba Tumpeng, Arabic Voice, Stan Up Comedy lalu Kontes Malik dan Malika. Seluruh mahasiswa dengan suka cita berpartisipasi untuk acara yang rutin setiap tahunnya.

“Malik itu artinya Raja dan Malika berarti Ratu, kontes ini tidak diadakan di tahun sebelumnya jadi kita adakan sebagai penutupan di Milad kali ini, kalau dalam Bahasa Sunda itu seperti Mojang Jajaka,” ujar Deni Riyanto selaku OC Milad saat ditemui Jurnalpos Jumat malam.

Antusias baik pihak panitia maupun tamu yang hadir, nampak pada saat sorak sorai mereka yang tak kunjung henti menyemangati peserta yang tampil ditengah rintik hujan yang turun. Semakin malam, tamu semakin banyak yang berdatangan menambah hangat suasana malam itu.

“Saya senang sekali dapat berpartisipasi sebagai perwakilan Malika 4D, saya juga sudah mempersiapkan visi dan misi jika saya terpilih sebagai Malika di tahun ini, selain itu saya juga semakin menambah wawasan mengenai bahasa arab jauh-jauh hari supaya saya bisa menjawab pertanyaan dalam kontes ini,” ujar Siti dengan semangat.

Para panitia memaksimalkan kinerja mereka demi suksesnya acara, kerjasama pihak panitia sendiri yang terjalin dengan baik sehingga kendala yang terjadi bisa diselesaikan tanpa mengganggu berjalannya acara. Ini terlihat dari semangat seluruh pihak yang hadir untuk menyaksikan acara tersebut.

“Saya harap setelah diadakannya lomba-lomba pada Milad kali ini, BSA UIN Bandung tidak hanya unggul dalam bidang Kesusastraan Arab di intern saja, namun juga mampu bersaing dengan berbagai kampus unggulan lainnya yang sama-sama memiliki jurusan Bahasa Arab,” tambah Deni malam itu. [Awallina Ilmiakhanza, Novi Nurliyas/Jurnalpos]