UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

KMM UIN SGD Meraih Banyak Prestasi

[www.uinsgd.ac.id] Masyarakat Sumatera Barat patut berbangga hati karena para mahasiswanya, yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Minang (KMM), meraih juara I pada Festival Budaya dan Makanan Nasional bertemakan “Asih Dina Hiji Sasih”, yang digelar Dewan Mahasiswa (Dema) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung,  belum lama ini.

Tari Pasambahan sebagai seni tradisi Minangkabau yang diusung KMM saat karnaval, berhasil menyedot perhatian para penonton. Bahkan desain serta gayanya yang menonjolkan warna-warni nusantara ini, membuat jatuh hati para juri, hingga karnaval KMM ditetapkan sebagai organisasi daerah (orda) terbaik pada rangkaian Dies Natalis UIN SGD Bandung Ke-47 ini.

KMM, yang beranggotakan 200 mahasiswa dari berbagai Fakultas di UIN Bandung ini, mampu mengukir prestasi walaupun usianya masih seumur jagung. Sejak didirikan tahun 2010, banyak prestasi yang diraih oleh anak-anak Minang ini, baik di bidang olahraga, seni, prestasi akademik, maupun dalam hal kuliner. Bahkan lomba kuliner yang digelar pada acara sama, tim kuliner KMM dengan khas sate Padang ditetapkan sebagai makanan terfavorit.

Karena mampu menampilkan kerapian, kekompakan, keserasian, dan keindahan, Tari Pasambahan pun digelar kembali pada saat menyambut Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi dan delegasi pemuda dari berbagai negara saat Konferensi Asia Afrika 2015 di Kampus UIN Bandung. “Kami bangga pada mereka karena mampu mengukir berbagai prestasi, sehingga KMM semakin dikenal,” ujar Pembina KMM Muhammad Helmi Kahfi, S.Sos, M.MPd.

Sebelumnya, Tim Futsal KMM UIN SGD Bandung meraih juara I futsal bertaraf Jawa Barat. Apa yang dilakukan KMM ini dapat memotivasi adik-adiknya di daerah untuk melanjutkan kuliahnya di UIN Bandung. “Tidak hanya bidang olahraga dan seni, anggota KMM pun memiliki prestasi akademik, dibuktikan dengan banyaknya yang mendapat beasiswa prestasi. Jadi, saya berharap ke depan lebih maju lagi, demi mengharumkan nama baik masyarakat Minang,” harap Helmi, karyawan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Bandung ini.

Helmi juga berharap kepada para alumni KMM dimanapun tidak lupa men-support adik-adiknya di kampus, terlebih berbagi pengalaman dan memberikan sumbangsih pemikiran demi kemajuan KMM. “Ini penting, karena keberhasilan mereka bukan sekadar kuliah melainkan juga mampu berorganisasi dengan baik,” jelasnya. [Nank]