UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

KKN Sisdamas Tematik UIN SGD-STF UIN Jakarta Gelar Training Pemasaran Online di Tasikmalaya

Kelompok kuliah kerja nyata (KKN)  berbasis pemberdayaan kepada masyarakat (Sisdamas) Tematik UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung bekerjasama dengan Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya mengelar Pelatihan Pemasaran Online bagi para pelaku UMKM Muslimah Tasikmalaya.

Pelatihan tersebut dilakanakan di kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya, Senin (5/8).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengenalkan UMKM pada berbagai media digital sebagai instrumen bisnis yang nantinya diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM khususnya pelaku UMKM Muslimah di daerah Kabupaten Tasikmalaya meningkatka dan mengembangkan usahanya. Ada sekitar 22 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Muslimah yang memang sdah terdaftar dibawah naungan PLUT Kabupaten Tasikmalaya yang mengikuti pelathn tersebut.

Beberapa materi yang disampaikan kepaada para peserta, diantaranya mengenai  Local listing , pemasaran produk di market place, praktek foto dan pembuatan studio mini untuk produk serta pembutan materi konten siap jual, dan sebagainya. Tak hanya itu peserta juga dibimbing langsung dalam pembuatan market place dan pendaftaran local listing lokasi usaha mereka.

Sri Hidayati selaku Program Manager STF UIN Syarif Hidayatullah mengatakan, revolusi Industri 4.0 mengharuskan para pelaku bisnis untuk bersenuhan dengan berbaga layanan digital untuk kemajuan usahanya terasuk para pelaku UMKM. Selain itu inovasi dan kreatifitas juga harus terus ditingkatkan agar tidak kalah bersaing dalam dunia bisnis.

Ifan Zulfikar selaku pemateri sekaligus Ketua Relawan TIK Kabupaten Tasikmalaya mengatan, ada 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 % penduduk Indoesia yang sudah terhubung ke internet. Hal tersebutlah yang melatarbekangi pengembangan UMKM khususnya UMKM Muslimah Kabupaten Tasikmalaya harus berbasis ditigal (online).

“Dalam mengembangkan usahanya, UMKM tidak harus mebuat toko online sendiri namun dapat memanfaatkan market place yang sudah ada seperti buka lapak, toko pedia, lazada, shopee , dan yang lainnya,” imbuhnya.

Para peserta tampak sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut meski beberapa dari mereka merasa kesulitan dikarenakan kurangnya mengetauan mengenai penggunaan digital ikarenakan faktor usia.
“ Susah neng, Ibu lieur gaptek soalnya”, ujar salah satu peserta pelatihan tersebut.

“ Kita juga nantinya akan terus melakukan pendampingan kepada UMKM Muslimah Kabupaten Tasikmalaya terkait pemasaran online. Kita sudah bekerjasama dengan mahasiswa KKN Tematik Tasikmalaya UIN Sunan unung Djati Bandung selama satu bulan kedepan dan akan tetap terus kita pantau hingga akhir Oktober,” ujur Sri Hidayati.

Ojang Badrujaman selaku Konsultan PLUT Kabupaten Tasikmalaya mengatakan sangat senang dan terbantu dengan adanya program yang diselenggarakan oleh STF UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama dengan Mahasiswa KKN Tematik Tasikmalaya UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Hal ini sejalan dengan program yang dilakukan PLUT Kabupaten Tasikmalaya karena PLUT sendiri juga sudah pernah melakukan pelatihan Digital terhadap UMKM Kabupaten Tasikmalaya.

Tak hanya itu, Sendi Abdul Azis selaku KKP KKN Tematik Tasikmalaya UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengatakan, kita sudah mempersiapkan program untuk pendampingan yang akan kita lakukan selama satu bulan kedepan. Tentunya sesuai dengan target yang telah kita sepakati dengan pihak STF UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu meningkatkan omset  dna menaikkan UMKM Muslimah di Kabupaten Tasikmalaya.

Diharapkan dengan adanya pelatatihan tersebut dan pendampingan oleh Mahasiswa KKN Tematik Tasikmalaya UIN Sunan Gunung Djati Bandung nantinya dapat terus mengembangkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi oleh UMKM Muslimah khususnya di Kabupaten Tasikmalaya. Tak dapat dipungkiri UMKM merupkan salah satu instrumen penting perekonomian di Kabupaten Tasikmalaya.

Sumber, Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 7 Agustus 2019