UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Kembangkan Potensi Mahasiswa melalui Gebyar Syarkum 2016

[www.uinsgd.ac.id] Untuk mengembangkan potensi mahasiswa, Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (Sema FSH) UIN SGD Bandung menyelenggarakan Gebyar Syarkum, dari 21-31 Maret 2016. Gebyar ini menampilkan aneka lomba dalam bidang keilmuan, olahraga, dan seni.

“Selain jadi ajang silaturahmi, kita juga bisa mencari bibit-bibit unggul baik dalam kajian keilmuan, olahraga, maupun seni. Pokoknya kita dukung visi misi Fakultas Syariah dan Hukum menuju fakultas yang unggul dan kompetitif,” ujar Ketua Pelaksana Siti Umdatul Faroh, didampingi Sekretaris SC Vivi Noviana, usai acara pembukaan di Gedung Serbaguna UIN Bandung, Senin (21/03/2016).

Gebyar Syarkum 2016 ini dibuka oleh Dekan FSH Dr Ah Fathoni, M.Ag; dihadiri Wakil Dekan I Dr HA Hasan Ridwan, M.Ag; Wakil Dekan II Dr Fauzan Ali Rasyid, M.Si; Wakil Dekan III Dudang Gojali, M.Ag; para ketua jurusan di lingkungan FSH, dan jajaran pengurus Sema FSH. Jenis kegiatan yang dilombakan, antara lain:  debat hukum, pidato bahasa Arab/Inggris, mojang jajakan antarjurusan, hijab style, olahraga (basket, voliball, futsal); videogram, seni Syarkum, dan FSH Award.

“Gebyar Syarkum 2016 juga menjadi ajang uji kemampuan, kreafitas, minat, dan bakat di bidang keilmuan, seni dan olahraga. Ini acara rutin FSH yang digelar oleh mahasiswa untuk mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi, unggul dan kompetitif,” jelasnya lagi.

Dalam sambutannya, Dekan FSH Dr Ah Fathoni menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada rengrengan pengurus Sema FSH yang sudah mendukung percepatan pencapaian visi misi fakultas. “Saya yakin potensi mereka sangat besar, tinggal bagaimana kita bekerjasama dengan berbagai media untuk memperlihatkan potensi mereka ke dunia luar,” katanya.

Ia berpesan kepada semua peserta Gebyar Syarkum 2016 agar menjunjung tinggi nilai kreativitas, fairplay, dan objektivitas. Sebab, peserta yang unggul dalam berbagai lomba akan menjadi duta-duta FSH untuk even yang lebih luas lagi. “Kita pun ke depan tidak akan kesulitan mencari mahasiswa berbakat untuk  ajang lomba pencarian dan analisis putusan pengadilan ataupun moot court,  termasuk di bidang olahraga dan seni,” jelas Dekan.*  [nanang sungkawa]