UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Kegiatan Akademik Kembali Berjalan di Kampus UIN

[uinsgd.ac.id] Kegiatan akademik semester genap telah dimulai. Mahasiswa kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, meskipun belum seluruhnya pembangunan Kampus terselesaikan, Senin (6/02)Namun, mahasiswa tetap antusias mengikuti perkuliahan di hari pertama meskipun keadaan kampus masih kurang kondusif. Seperti jalan yang berdebu, sampah sisa bangunan, kurangnya lahan parkir yang mengakibatkan kendaraan bermotor terlihat semerawut dan tidak tertib. Ditambah dengan berjejernya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memilih berdagang Dibawah Pohon Rindang (DPR) akibat belum tersedianya lahan kantin.Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Nurul, mengaku tidak merasa terganggu dengan kondisi kampus yang belum kondusif. “Saya sih ga merasa terganggu melihat keadaan kampus yang tidak kondusif seperti ini, yang penting kegiatan perkuliahannya lancar,” ujarnya.Berbeda dengan Nurul, Rusdi (22) mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi menuturkan bahwa dirinya merasa terganggu dengan keadaan kampus yang kurang kondusif seperti ini. Tapi ia tetap merasa senang kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus UIN SGD. “Ya saya seneng sih, soalnya kampus jadi lebih dekat, jadi lebih hemat ongkos,” ungkap mahasiswa semester empat tersebut.Tidak hanya kegiatan akademik yang berlangsung di Kampus, para PKL yang sebelumnya sempat vakum, kini kembali lagi menjajakan dagangannya disekitar Kampus.[] Pradi-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Kegiatan akademik semester genap telah dimulai. Mahasiswa kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, meskipun belum seluruhnya pembangunan Kampus terselesaikan, Senin (6/02)Namun, mahasiswa tetap antusias mengikuti perkuliahan di hari pertama meskipun keadaan kampus masih kurang kondusif. Seperti jalan yang berdebu, sampah sisa bangunan, kurangnya lahan parkir yang mengakibatkan kendaraan bermotor terlihat semerawut dan tidak tertib. Ditambah dengan berjejernya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memilih berdagang Dibawah Pohon Rindang (DPR) akibat belum tersedianya lahan kantin.Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Nurul, mengaku tidak merasa terganggu dengan kondisi kampus yang belum kondusif. “Saya sih ga merasa terganggu melihat keadaan kampus yang tidak kondusif seperti ini, yang penting kegiatan perkuliahannya lancar,” ujarnya.Berbeda dengan Nurul, Rusdi (22) mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi menuturkan bahwa dirinya merasa terganggu dengan keadaan kampus yang kurang kondusif seperti ini. Tapi ia tetap merasa senang kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus UIN SGD. “Ya saya seneng sih, soalnya kampus jadi lebih dekat, jadi lebih hemat ongkos,” ungkap mahasiswa semester empat tersebut.Tidak hanya kegiatan akademik yang berlangsung di Kampus, para PKL yang sebelumnya sempat vakum, kini kembali lagi menjajakan dagangannya disekitar Kampus.[] Pradi-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Kegiatan akademik semester genap telah dimulai. Mahasiswa kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, meskipun belum seluruhnya pembangunan Kampus terselesaikan, Senin (6/02)Namun, mahasiswa tetap antusias mengikuti perkuliahan di hari pertama meskipun keadaan kampus masih kurang kondusif. Seperti jalan yang berdebu, sampah sisa bangunan, kurangnya lahan parkir yang mengakibatkan kendaraan bermotor terlihat semerawut dan tidak tertib. Ditambah dengan berjejernya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memilih berdagang Dibawah Pohon Rindang (DPR) akibat belum tersedianya lahan kantin.Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Nurul, mengaku tidak merasa terganggu dengan kondisi kampus yang belum kondusif. “Saya sih ga merasa terganggu melihat keadaan kampus yang tidak kondusif seperti ini, yang penting kegiatan perkuliahannya lancar,” ujarnya.Berbeda dengan Nurul, Rusdi (22) mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi menuturkan bahwa dirinya merasa terganggu dengan keadaan kampus yang kurang kondusif seperti ini. Tapi ia tetap merasa senang kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus UIN SGD. “Ya saya seneng sih, soalnya kampus jadi lebih dekat, jadi lebih hemat ongkos,” ungkap mahasiswa semester empat tersebut.Tidak hanya kegiatan akademik yang berlangsung di Kampus, para PKL yang sebelumnya sempat vakum, kini kembali lagi menjajakan dagangannya disekitar Kampus.[] Pradi-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Kegiatan akademik semester genap telah dimulai. Mahasiswa kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, meskipun belum seluruhnya pembangunan Kampus terselesaikan, Senin (6/02)Namun, mahasiswa tetap antusias mengikuti perkuliahan di hari pertama meskipun keadaan kampus masih kurang kondusif. Seperti jalan yang berdebu, sampah sisa bangunan, kurangnya lahan parkir yang mengakibatkan kendaraan bermotor terlihat semerawut dan tidak tertib. Ditambah dengan berjejernya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memilih berdagang Dibawah Pohon Rindang (DPR) akibat belum tersedianya lahan kantin.Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Nurul, mengaku tidak merasa terganggu dengan kondisi kampus yang belum kondusif. “Saya sih ga merasa terganggu melihat keadaan kampus yang tidak kondusif seperti ini, yang penting kegiatan perkuliahannya lancar,” ujarnya.Berbeda dengan Nurul, Rusdi (22) mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi menuturkan bahwa dirinya merasa terganggu dengan keadaan kampus yang kurang kondusif seperti ini. Tapi ia tetap merasa senang kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus UIN SGD. “Ya saya seneng sih, soalnya kampus jadi lebih dekat, jadi lebih hemat ongkos,” ungkap mahasiswa semester empat tersebut.Tidak hanya kegiatan akademik yang berlangsung di Kampus, para PKL yang sebelumnya sempat vakum, kini kembali lagi menjajakan dagangannya disekitar Kampus.[] Pradi-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Kegiatan akademik semester genap telah dimulai. Mahasiswa kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, meskipun belum seluruhnya pembangunan Kampus terselesaikan, Senin (6/02)Namun, mahasiswa tetap antusias mengikuti perkuliahan di hari pertama meskipun keadaan kampus masih kurang kondusif. Seperti jalan yang berdebu, sampah sisa bangunan, kurangnya lahan parkir yang mengakibatkan kendaraan bermotor terlihat semerawut dan tidak tertib. Ditambah dengan berjejernya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memilih berdagang Dibawah Pohon Rindang (DPR) akibat belum tersedianya lahan kantin.Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Nurul, mengaku tidak merasa terganggu dengan kondisi kampus yang belum kondusif. “Saya sih ga merasa terganggu melihat keadaan kampus yang tidak kondusif seperti ini, yang penting kegiatan perkuliahannya lancar,” ujarnya.Berbeda dengan Nurul, Rusdi (22) mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi menuturkan bahwa dirinya merasa terganggu dengan keadaan kampus yang kurang kondusif seperti ini. Tapi ia tetap merasa senang kembali mengikuti kegiatan akademik di kampus UIN SGD. “Ya saya seneng sih, soalnya kampus jadi lebih dekat, jadi lebih hemat ongkos,” ungkap mahasiswa semester empat tersebut.Tidak hanya kegiatan akademik yang berlangsung di Kampus, para PKL yang sebelumnya sempat vakum, kini kembali lagi menjajakan dagangannya disekitar Kampus.[] Pradi-Magang/SUAKA