UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Karnaval Ramaikan Education Fair 2012

[www.uinsgd.ac.id] Karnaval Himpunan Mahasiswa Jurusan pada Senat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan turut meramaikan gelaran acara Education Fair 2012 yang diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa. Hal ini cukup menarik perhatian para pejalan kaki, mahasiswa serta dosen yang berada di sekitar kampus. Ke 500 mahasiswa dari 9 prodi dan jurusan tersebut menampilkan berbagai atraksi dengan fashion yang menarik pada Sabtu (21/04/2012) di sepanjang Jalan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.  Acara tersebut juga diramaikan oleh puluhan siswa SD Al-Basyariah Cigondewah.

Education Fair 2012 yang memiliki tema “to be a winner” tersebut di buka oleh Pembantu Rektor III serta dihadiri oleh pejabat dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam sambutannya, Khairuman, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas menyampaikan, bahwa mahasiswa selain harus berorientasi pada akademik, juga harus berorientasi pada minat dan bakat.

“Calon guru atau pendidik selain harus fokus pada bidang akademik juga harus mampu mendorong minat dan bakat dan inilah yang ingin dicapai oleh Senat,  selain fokus pada akademik juga menggali potensi minat dan bakat,”ujarnya.

Semantara itu Prof. Dr. Mahmud, M.Si selaku Dekan Fakultas Tarbiyyah berharap kepada PR III yang lulusan ITB agar mampu mengeksplorasi dan mengeluarkan konsep-konsepnya agar seperti ITB yang dididik secara rasional.

Sementara itu Pembantu Rektor III, Prof. Dr. Ali Ramdhani, S.Pt, MT bahwa kesuksesan mahasiswa harus berdasarkan pada ASK, yaitu Attitude atau sikap, Skill yaitu keterampilan, dan Knowledge. “Hal ini selaras dengan konsep yang dibuat oleh Unesco, yaitu learning to know, learning to be, learning to do, learning together,”ujarnya.

Berkaitan dengan tema yang diusung oleh Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Ia mengapresiasi bahwa Senat bukan hanya “to be a winner, tapi You are the winner”. “Saya salut, salut” tegasnya.

“Orang terpelajar adalah pemilik UIN pada masa lalu, pemilik UIN ke depan adalah orang yang terus belajar,”pungkasnya.***[Dudi, Ibn Ghifarie]