UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Jurusan TP Maksimalkan “Jihad Akademik”

Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Dr A Ilyas, MA meminta tim akreditasi Jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung untuk menunjukkan berbagai dokumen sesuai dengan yang tertuang di dalam borang. Sehingga, proses visitasi (asesmen lapangan) bisa berjalan lancar dan hasilnya sesuai harapan.

Saran ini disampaikan  Dr Ilyas pada acara pembukaan Visitasi Akreditasi Jurusan Tasawuf Psikoterapi, di Auditorium Fakultas Ushuluddin, Kamis (21/03/2019). “Borang Jurusan TP terbilang unik, karena bernuansa filosofis. Pada umumnya desain borang berbasis ilmu manajemen,” ujar Asesor dari UIN Jakarta ini.

Borang TP pun dinilai bagus, meski ada beberapa catatan yang perlu dikonfirmasi dengan dokumen. “Borang yang bagus, lalu didukung dengan dokumen lengkap, maka bisa dipastikan tidak akan ada masalah. Hasilnya pun akan sesuai dengan harapan,” ujar Dr Ilyas, didampingi Asesor dari UIN Jogjakarta Dr Casmini, S.Ag, M.Si.

Dekan Fakultas Ushuluddin Prof Dr H Rosihon Anwar, M.Ag menyatakan optimismenya, Jurusan TP bisa meraih nilai yang istimewa sesuai dengan harapan masyarakat akademis. Jurusan TP, yang sudah berusia 21 tahun (lahir tahun 1998) ini, sudah cukup dewasa; sehingga keberadannya sudah melekat di hati masyarakat. “Pantas kalau animo masyarakat untuk menguliahkan anaknya ke Jurusan TP terus meningkat,” katanya.

Jurusan, yang diketuai Drs H Hasan Mud’is M.Ag dan sekretaris Drs Muhtar Gojali, M.Ag ini, mengkaji persoalan-persoalan mental spiritual, terlebih penting lagi di tengah mewabahnya pengaruh budaya konsumerisme dan hedonisme yang sering menjerumuskan manusia pada keterasingan hidup, cenderung menjadi hollow-man (manusia hampa). Maka, dibutuhkan pendekatan gabungan antara psikoterapi (dari Barat) dengan tasawuf  terapan (dari Islam).

“Di Laboratorium Syifa’ul Qulb, mahasiswa mengkaji pengetahuan psikologi dan terapi, serta sejumlah Ilmu Tasawuf untuk kepentingan terapi. Dari sini terlahir sarjana yang menguasai ilmu-ilmu teoritis dengan kemampuan praktis dalam memberikan terapi bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Prof Rosihon, yang memaknai proses visitasi sebagai ‘Jihad Akademik’.

Wakil Rektor I UIN SGD Bandung Prof Dr H Asep Muhyiddin, M.Ag mendoakan Jurusan TP terakreditasi A. Mengapa tidak, Jurusan TP terus meningkatkan kinerja secara baik. Jurusan ini pun terus berkembang dan kultur akademiknya semakin meningkat. Bahkan terus berinovasi yang berorientasi pada jaminan mutu, ditandai dengan pengembangan jaringan melalui pola kemitraan dan kerjasama.

“Atas nama pimpinan universitas, kami mengharapkan tim visitasi Jurusan TP solid dan bisa bersinergi, sehingga bisa menggambarkan kinerja dan prestasinya sebaik mungkin di mata Asesor,” harap Prof Asep, seraya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan fakultas dan tim akreditasi TP yang sudah bekerja keras menampilkan yang terbaik. Tak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada kedua Asesor bilaman ada pelayanan yang kurang maksimal. (Nanang Sungkawa)