UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Jadilah Wirausahawan Muda untuk Umat

[www.uinsgd.ac.id] Bagian Kemahasiswaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa dengan tema “Membangun Jiwa Kewirausahaan yang Kreatif dan Inovatif Menuju Pemenangan MEA”, yang akan diselenggarakan selama 2 hari dimulai pada tanggal 21-22 Maret 2016 bertempat di The La Oma Cafe & Hotel, Lembang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Para Wakil Rektor, Para Wakil Dekan III, Kepala Biro A2KK dan Kepala Bagian Kemahasiswaan. 

Sekitar 82 orang mahasiswa perwakilan dari Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan UKK (Unit Kegiatan Khusus) dilingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menjadi peserta dalam pelatihan tersebut.

Ketua Pelaksana, yang juga Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag., dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan kewirausahaan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar dapat membangun jiwa kewirausahaan dan dapat berkiprah di dunia bisnis. “Sehingga merubah orientasi mahasiswa selama ini yang masih dominan berpikir untuk menjadi PNS atau pekerja dibanding menjadi seorang pengusaha yang dapat menciptakan peluang kerja bagi orang lain,” paparnya.

WR III optimis “Dengan materi-materi yang akan diberikan diharapkan mahasiswa memahami mengenai seluk beluk dunia usaha dan mendapatkan temuan-temuan baru mengenai ide bisnis yang bisa dikembangkan, sehingga terlahirlah wirausaha muda di kalangan UIN SGD Bandung,” tegasnya.

Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., yang secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut dalam sambutannya berbagi pengalaman yang sejak menjadi mahasiswa memulai berbisnis. “Salah satu kiat yang disampaikan untuk berani memulai membangun jiwa enterpreneurship sejak dini adalah dengan menciptakan suasana kepepet atau berusaha keluar dari zona nyaman (comfort zone). Saat itu semester lima saya berkirim surat pada orang tua untuk tidak mengirim uang bulanan lagi, dan bertekad untuk mandiri memulai bisnis, dalam situasi yang sulit seperti itu biasanya kreativitas itu muncul, berbagai ide muncul untuk bisa survive atau bertahan hidup”, kenangnya.

Saat ini kita menghadapi perkembangan iptek yang sangat cepat, dan perkembangan tersebut menuntut kita untuk melakukan perubahan secara cepat untuk menyesuaikan dengan tantangan tersebut. Oleh karena itu, belajar sesuai dengan program studi saja tidak cukup. Dalam Kurikulum KKNI yang akan segera diberlakukan menuntut Perguruan Tinggi untuk memberikan kompetensi lain yang distingtif untuk mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Menurut Rektor, “terminologi buta huruf saat ini adalah bukan lagi orang yang memang benar-benar buta huruf, akan tetapi seiring dengan perkembangan tersebut terminologi buta huruf adalah orang-orang yang tidak mempunyai kompetensi dibidang bahasa dan teknologi informasi,” jelasnya.

Rektor berharap kepada para mahasiswa “agar tidak hanya berhenti di kegiatan pelatihan kewirausahaan ini, akan tetapi kegiatan ini menjadi modal ilmu pengetahuan dan motivasi bagi para mahasiswa untuk berani mencari peluang usaha kemudian mengimplementasikan ilmu tersebut untuk membangun bisnis, menjadi pengusaha yang sukses yang pada akhirnya tidak hanya profit oriented tetapi Anfauhum Linnas oriented,” optimisnya.  

Selain kreativitas dan inovasi dalam berwira usaha sebagai ikhtiar lahir, ikhtiar bathin juga harus beriringan dilakukan dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt melalui shalat malam, shalat dhuha, berdzikir, dan puasa sunnah.

Rektor membayangkan,  “jika ikhtiar bathin ini menjadi suatu sistem dimana mahasiswa semester awal semuanya menjalankan puasa sunnah senin kamis dan mahasiswa semester akhir menjalankan puasa Daud, saya menjamin mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan menjadi unggul disegala bidang,” terangnya.

Dalam kesempatan ini Rektor berpesan, “Untuk itu, jadilah pengusaha atau wirasauaha muda yang bermanfaat untuk umat (Anfauhum Linnas) karena keberadaan kita ini sangat dinantikan di tengah-tengah masyarakat ini,” pungkasnya.

Acara Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa ini menghadirkan narasumber H Nana Mulyana, SE (Direktur Utama PT Nuansa Almunium dan Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Barat) yang membahas tentang Merubah Mahasiswa Biasa Menjadi Luar Biasa; Dr. Mursidin, M.Pd (Mantan Dekan Psikologi UIN SGD Bandung) yang mengulas soal Penguatan Mental Kewirausahaan menuju Pemenangan MEA; Victor Asih, Ir., MBA., M.T (Public Speaker, Motivator USB School dan KISS-U Secretary Office) yang menyoal ihwal Sukses Kuliah, Sukses Berwirausaha; Drs. H. Habuddin, M.Si (Kepala Biro A2KK UIN SGD Bandung) yang menguraikan tentang Revolusi Mental menuju Wirausahawan Handal.  [Humas Al-Jamiah]