UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Ilmu Studi Agama

Agama memiliki fungsi interpretatif dan fungsi etis. Melalui para pemeluknya, agama seharusnya diterjemahkan dan dapat menafsirkan kenyataan hidup serta mengarahkannya. Bukan sebaliknya, agama sering kali diperalat untuk kepentingan individu maupun kelompoknya. Dalam kehidupan politik misalnya, fungsi interpettatif dan fungsi etis agama seharusnya memeyungi setiap keputusan-keputusan politik. Agama dan politik tidak dicampuradukan atas dasar kepentingan pribadi dan kelompok, tetapi interaksi keduanya didasarkan atas nilai-nilai universalitas agama, yakni manusiawi, kebersamaan, merdeka, adil dan sebagainya.

Kesadaran untuk hidup bersama dengan kepemilikan agama yang berbeda adalah syarat utama membangun bangsa menuju yang dicita-citakan. Sebagimana kita lihat, akhir-akhir ini sering terjadi konflik dengan wajah agama, entah dalam bentuk kekrasan fisik, unjuk rasa, pemboman dan lain sebagainya. Oleh akrena itu, yang perlu dibangun adalah kerukunan antarinternal dan eksternal umat beragama atas dasar kebersamaan dan nilai-nilai universalitas tadi. Misi ini harus dirintis dan diajarkan melalui berbagai jenjang pendidikan. Umat beragam dapat rukun manakal masing-masing pemeluk agama memahami agamanya dan agama orang lain.

Buku ini, secara metodologis berusaha untuk membangun kebersamaan antar-pemeluk agam melalui upaya mememhami agama sendiri maupun agama orang lain dalam konteks keuniversalan, juga sangat bermanfaat bagi para mahasiswa yang secara akademik sangat penting dalam kerangka nation dan character building, sehingga membantu para mahasiswa untuk mengekspresikan dan mengembangkan disiplin keilmuan yang sedang digelutinya dengan meiliki disiplin, tanggungjawab dan moral akademik yang tinggi.

Judul: Ilmu Studi Agama
Penulis : Drs. Adeng Muchtar Ghazali, M. Ag
Kata Pengantar: Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M. Si
Penerbit: Pustaak Setia
Cetakah : 1
Tahun: Januari 2005 M/Dzul Qaidah 1425 H
ISBN: 979-730-678-3