UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

HMJ Sosiologi Gelar Pelantikan Pengurus Periode 2016-2017

[www.uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN SGD Bandung menggelar acara pelantikan pengurus Hima periode 2016-2017 di Aula lantai II gedung FISIP, Selasa (26/01/2016). Acara yang mengusung tema “Optimalisasi Peran HMJ Sosiologi dalam Membumikan Spirit Kaum Intelektual yang Progres dan Edukatif” tersebut dilantik langsung oleh Ketua Jurusan Sosiologi, Taufiq Rahman.

Pelantikan yang dimulai pukul 09.00 tersebut merupakan agenda resmi dari Hima Sosiologi. Ketua OC acara, Aditya Sidiq mengungkapkan bahwa pelantikan ini adalah awal dari kinerja HMJ Sosiologi untuk satu tahun kedepan. “Ini bukanlah tujuan, melainkan awal dari eksistensi lembaga HMJ Sosiologi yang insyaAllah akan menjadi barometer HMJ lain di kampus hijau ini” kata mahasiswa jurusan Sosiologi semester empat tersebut, Selasa (26/01/2016).

Ketua HMJ Sosiologi periode 2016-2017, Ikratul Akbar menamai  kepengurusannya sebagai Kabinet Al-Balad. Yaitu kedudukan manusia yang mulia dalam menghadapi tantangan. “mengambil dari esensi Surat Al-Balad, yang intinya yaitu aku bersumpah atas negriku, aku bersumpah atas Sosiologi” kata Akbar, Selasa (26/01/2016).

Mengenai tema yang diangkat, Akbar mengaku bahwa HMJ ini merupakan tempat untuk mengembalikan Sosiologi sebagai barometer pengembangan intelektual di lingkungan UIN SGD Bandung. Juga membawa progres dan edukatif bagi jurusan Sosiologi untuk satu tahun kedepan dan seterusnya. “Apa yang kita lakukan saat ini merupakan pintu untuk revolusioner bagi jurusan Sosiologi dan bagi jurusan yang lain” lanjut Akbar.

Selain itu, Ketua Jurusan Sosiologi, Taufiq Rahman berharap agar HMJ Sosiologi dapat bekerja hingga jenuh untuk seluruh mahasiswa Sosiologi dengan membudayakan perubahan yang lebih baik dan terus belajar untuk menjadi lebih baik. “Amanah saya, Organisasi adalah alat, kalau anda tidak bisa menggunakan alat tersebut, sebaiknya anda keluar dari organisasi tersebut. Organisasi bukan untuk mebuat anda menderita, tapi untuk mengembangkan diri anda. Jadi, gunakanlah organisasi dengan sebaik-baiknya” kata Taufiq Rahman. [Edi Prasetyo/Suaka]