UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

HMJ MKS Gelar Pembukaan Semarak Minat Bakat

[www.uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) menggelar pembukaan acara Semarak Minat dan Bakat (SEMIBA) di Auditorium UIN SGD Bandung, Selasa (26/04/2016). Acara tersebut diawali dengan karnaval dari setiap kelas di seluruh jurusan MKS dengan mengelilingi kampus UIN SGD Bandung.

Acara yang mengangkat tema “Satu Keluarga Dalam Sebuah Cerita Dengan Sportivitas Dan Kreativitas” tersebut disahkan oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum, Dudang Ghazali dengan pemukuluan gong sebanyak tiga kali dan diiringi tepuk tangan yang meriah dari mahasiswa serta para tamu yang menghadiri acara pembukaan SEMIBA tersebut.

Ketua pelaksana SEMIBA, Samsuriyadi, mengungkapkan bahwa acara tersebut dilaksanakan mulai tanggal 26 Januari hingga 26 Februari. Diselenggarakannya acara tersebut bertujuan untuk mempererat tali kekeluargaan di antara mahasiswa jurusan MKS. “Selanjutnya, untuk menggali potensi mahasiswa MKS dalam bidang olahraga dan seni” ujar Samsuriyadi, Selasa (26/04/2016).

Samsuriyadi menambahkan, di dalam acara tersebut akan diadakan beberapa pertandingan. Antara lain, basket, badminton, volli, catur, futsal dan akustik. Namun, pertandingan-pertandingan tersebut hanya diikuti oleh mahasiswa MKS saja, yaitu pertandingan antar kelas.

Menurut salah satu mahasiswa jurusan MKS, Sidiq Ahmad, SEMIBA merupakan wadah bagi mahasiswa jurusan MKS yang memiliki berbagai macam bakat, khususnya di bidang olahraga dan seni. Selain itu,  SEMIBA menjadi ajang mempererat silaturahmi bagi mahasiswa MKS. “ Ini menjadi hajat besar bagi MKS. Semoga SEMIBA bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh seluruh mahasiswa MKS” kata mahasiswa semester empat tersebut, Selasa (26/01/2016).

Dengan digelarnya acara ini,  Samsuriyadi dan seluruh panitia berharap agar mahasiswa MKS dapat saling mengenal dan tetap menjaga keutuhan keluarga mahasiswa MKS. “Dan tetap saling menjaga kekeluargaan dikalangan mahasiswa jurusan MKS” tutup Samsuriyadi. [Reina Nurjanah, Edi Prasetyo/Suaka]