UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Hifdzul Maal itu Penting untuk Pengelolaan Kekayan Negara

[www.uinsgd.ac.id] Sebanyak 98 mahasiswa jurusan Administrasi Publik (AP) dan 16 dosen pendamping di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN SGD Bandung menghadiri acara Visit DJKN 2016 bertajuk “Peran Strategis DJKN dalam Pengamanan Keuangan Negara melalui Pengelolaan Kekayan Negara yang Kredibel dan Berkelanjutan” dengan menghadirkan narsumber: Nuning S.R. Wulandari (Kakanwil DJKN Jawa Barat), Hady Purnomo (Direktur Hukum dan Humas DJKN) dan Meirizal Nur (Direktur Penilaian DJKN) di Auditorium Gedung Keuangan Negara (GKN), Selasa (8/11). 

Dalam sambutanya Wakil Rektor II, Prof. Dr.H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si. sangat mengapresiasi atas undangan ini dalam rangka pengelolaan kekayan negara yang kredibel dan berkelanjutan. “Saya atas nama Rektor sangat mengapresiasi dan mendukung upaya pengelolaan kekayaan negara ini yang melibatkan kampus dengan mahasiswa dan dosennya,” paparnya. 

Dalam khazanah Islam kita mengenal istilah Hifdzul Maal (menjaga harta) ini sangat penting untuk memelihara keyanaan negara supaya bangsa Indonesia sejahtera, adil dan bermartabat. “Dalam rangka merawat hifdzul maal ini pihak UIN SGD Bandung sangat mendukung untuk terciptanya kemakmuran negara. Salah satu caranya dengan melibatkan mahasiswa yang tidak hanya mengetahui teori, tapi bisa juga memperaktekanya sebagai bagian dari usah mencerdaskan anak bangsa ini. Oleh karena itu, hifdzul maal ini menjadi penting dalam  pengelolaan kekayan dan aset-aset negara,” jelasnya. 

Usaha mempertahankan perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kata WR II, “Dengan mendapatkan bantuan, bimbingan dan arahan dari DJKN ini.Mudah-mudahan pihak UIN SGD Bandung tetap memperoleh WTP, sehingga persoalan lelang UIN SGD Bandung mendapatkan arah dan bimbingannya,” optimisnya.

WR II berharap adanya kegiatan ini menjadi awal untuk menjalin kerjasama antara UIN SGD Bandung dengan DJKN. “Mudah-mudahan tidak hanya berhenti pada acara Visitasi, tapi dilanjutkan pada MoU dalam ranga menjalin kerjasama bidang tridharma, khususnya mahasiswa jurusan administrasi, akuntansi syariah, ekonomi syariah dalam melaksanakan praktek kuliah mahasiswa,” pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]