UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Harus Kerja sama, Jangan Egois

[www.uinsgd] Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof Dr H Mahmud, M.Si  meminta para pimpinan dan pejabat di kampus itu, baik di Aljamiah maupun di fakultas, meluruskan niat bekerja semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Pelurusan niat ini dipandang sangat penting agar UIN Bandung bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi, juga bermartabat. 

Prof Mahmud menegaskan hal itu saat memberikan amanat kepada para pejabat baru UIN Bandung, yang dilantik di Auditorium Al-Jamiah, Rabu (9/9).  

Para pejabat yang dilantik antara lain Prof Dr H Asep Muhyiddin, M.Ag (Wakil Rektor I), Prof Dr H Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si (Wakil Rektor II), Prof Dr H Muhtar Solihim M.Ag (Wakil Rektor III), Dan Prof Dr H Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT (Wakil Rektor IV).  

Sedangkan Direktur Pascasarjana dijabat oleh Prof Dr H Agus Salim Mansyur, M.Pd, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Dr Munir, MA, dan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr H Dindin Jamaluddin, M.Ag . 

Pimpinan Fakultas yang dilantik yaitu Prof Dr H Rosihon Anwar (Dekan Fakultas Ushuluddin), Dr Tedi Priatna, M.Ag (Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), Dr Ah Fathonih, M.Ag (Dekan Fakultas Syariah dan Hukum), Dr Ahmad Sarbini, M.Ag (Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi), Dr Setia Gumilar, S.Ag, M.Si (Dekan Fakultas Adab dan Humaniora), Dr H Opik Taupik Kurahman, M.Ag (Dekan Fakultas Sain dan Teknologi), Dr Sahya Anggara, M.Si (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik). 

Prof Mahmud meminta para pejabat tersebut agar bekerja menurut porsi masing-masing, sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Karena di tangan bapak-bapaklah kelanjutan UIN Bandung ini, sesuai dengan yang diharapkan oleh para pendahulu kita,” ujar Prof Mahmud, mantan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini.

Ia menegaskan pentingnya bekerjasama dalam membangun kampus Islam andalan Jawa Barat ini. ”Mari kita bekerjasama membangun kampus tercinta ini, menuju UIN Bandung bermartabat, kualitas,  unggul, dan senantiasa dirahmati Allah SWT. Masing-masing jangan egois, kalau kita tidak mau jadi sampah,”tandasnya.[Nank/Humas UIN SGD Bandung]