UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

FTK akan Terima Sertifikat ISO

[www.uinsgd.ac.id] Sejak kepemimpinan Fakultas Tarbiyyah dan Keguruan (FTK) dikendalikan oleh Prof. Dr.  H. Mahmud, M.Si, ia membuat gebrakan agar pelayanan di FTK sesuai dengan standar pelayanan internasional (ISO). Setelah berjalan kurang lebih satu tahun, kini FTK sedang menunggu sertifikat ISO tersebut. Hal tersebut diketahui saat Dekan Tarbiyyah menyampaikan sambutan pada acara Tarbiyyah Fair yang diikuti oleh seribu mahasiswa lebih di Aula UIN (Kamis, 02/05/ 203).

“Telah hadir dihadapan kita, notaris yang akan mencatat dan membuat berita acara pemecahan Rekor Muri Penulisan artikel pendidikan terbanyak oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyyah dan Keguruan. Ia juga sebenarnya orang tua kita karena pernah menjabat sebagai Kepala Biro UIN Sunan Gunung Djati,”ujar Mahmud.

Ia meyakinkan bahwa apapun jurusannya, yang kuliah di FTK akan sukses. Di hadapan 1000-an mahasiswa ia juga mengajak tamu undangan dan mahasiswa yang hadir untuk mendokan mendiang para pendahulu kampus UIN atau IAIN saat pertama kali berdiri. “Saya mengajak mari kita doakan arwah para pendahulu kita di IAIN atau UIN, mudah-mudahan mereka diterima segala amal perbuatannya,”ajaknya.

“Atas nama pimpinan, saya sangat bangga atas apa yang telah dicapai oleh mahasiswa Tarbiyyah. Inilah gambaran mahasiswa tarbiyah yang selalu memotivasi. Di Fakultas Tarbiyyah tidak membeda-bedakan jurusan, mau PAI atau PBI semua sama bergerak agar berprestasi. Semua maju tapi tidak ada yang kalah.  Semuanya besar tapi tidak ada yang tesingkir,”ujarnya bangga.

Ia berharap, saat-saat perayaan Hari Pendidikan Nasional tersebut dapat dijadikan momentum dan sekaligus launching dalam penggunaan standar pelayanan berbasis internasional (ISO). “Mudah-mudahan sertifikat ISO diterima pada tahun ini,”harapnya.

Ia menutup sambutannya dengan mengajak semua hadirin untuk berusaha dengan maksimal agar cita-cita dari semua pihak tercapai. “selamat kepada mahasiswa senat, himpunan, dan panitia yang sukses menyelenggarakan acara.”pungkasnya.

Senada dengan Dekan, Ketua Senat Mahasiswa FTK, Wahyu Saripudin mengajak kepada kita semua untuk merenung sejenak dan mendoakan tokoh sekaligus Pahlawan Nasional Kihajar Dewantara,  “Dalam momentum Hardiknas kali ini sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa yang beliau berikan dalam bidang Pendidikan untuk bangsa ini,” tegasnya.

Selain itu, Wahyu juga menjelaskan mengapa ditahun ini acara Education Fair berganti nama menjadi Tarbiyah Fair, “Tiada lain karena untuk lebih mempromosikan nama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,” jelasnya.

Acara yang dihadiri oleh Para Pembantu Dekan, para dosen, para staf TU serta mahasiswa dari berbagai jurusan itu secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., MT., Pembantu Rektor III mewakili Rektor. Prof. Ali “Sangat mengapresiasi dan merasa bangga kepada mahasiswa FTK yang penuh dengan kreasi dan inovasi,” pungkasnya.  ***[Dudi, Ibn Ghifarie, Zacky]