UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

FSH Siap Kembangkan Pariwisata Halal

[www.uinsgd.ac.id] Sebanyak 500 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung mengikuti Workshop Halal Tourism bertajuk ‘Mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Halal Tourism  Global untuk Indonesia Sejahtera” dan pelatihan dasar Sumber Daya Manusia (SDM) kepariwisataan Goes to Campus di Aula FSH Senin (22/5).

Acara workshop dan pelatihan yang menghadirkan narasumber: Anggota Tim Percepatan Pariwisata Kemenpar RI, Hafizuddin Ahmad, Dinas Pariwisata Kota Bandung, Nanang Sodikin, Dekan FSH, Ahmad Fathoni dan Ketua Prodi Muamalah, Sofyan Al Hakim ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag,.

Dalam sambutanya Wakil Rektor III sangat mengapresiasi atas perkembangan parawisata halal di Indonesia. “Saya atas nama UIN SGD Bandung siap mendukung penuh atas keberlangsungan program kemitraan antara UIN SGD Bandung dengan Kemenpar RI dalam bidang pengembangan pariwisata halal tourism,” tegasnya.

Wakil Rektor III berharap agar kerjasama ini terjalin secara kontinuitas terutama dalam mendukung program pemerintah sesuai moto wonderful Indonesia. “Melalui pimpinan Universitas mendorong Fakultas Syariah dan Hukum menjadi garda terdepan penyiapan sumber daya manusia dan lulusan yang kompeten dibidang pengembangan pariwisata halal,”sambungnya.

Menurut Kepala Sub Bidang Pelatihan Masyarakat Kemenpar RI, Agus Yulianto menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang bertujuan untuk menggalakkan Pariwisata halal dengan memanfaatkan lima kelompok diantaranya masyarakat umum, mahasiswa pariwisata dan umum, industri wisata, guru-guru dan angkasa pura. “Kelima kelompok tersebut dijadikan ujung tombak agar masyarakat umum secara luas mengerti bahwa pariwisata sudah menjadi kebutuhan primer,” paparnya.

Pemilih UIN sebagai mitra dalam mempromosikan halal tourism dikarenakan UIN SGD Bandung memiliki peluang yang cukup besar  karena latar belakang dan landasan islam yang dimilikinya. Secara spesifik Agus menyatakan “memilih Fakultas Syariah dan Hukum sebagai pelaksana workshop ini karena nantinya SDM yang akan memumpuni lahir dari FSH yang memang berkecimpung dalam dunia keislaman,” ujarnya.

Bagi Dekan FSH, Ahmad Fathoni sangat mendukung penuh program pengembangan pariwisata halal yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. “Ini merupakan program awal kemitraan yang mengeduksi kalangan mahasiswa untuk turut andil dalam program pemerintah dalam mempromosikan halal tourism,” tegasnya.

Hafizuddin Ahmad memaparkan “pariwisata halal adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat,pengusaha, pemerintah dan pemerintah daerah yang memenuhi kebutuhan dan prinsip hidup Muslim.”

Hafizuddin menegaskan “peluang yang dimiliki oleh Indonesia dalam mengembangkan pariwisata halal diantaranya, pasar wisatawan muslim yang besar, daya tarik yang sangat kaya dan beragam, connectivity yang memadai. Sedangkan tantangan yang dihadapi oleh indonesia diantaranya, belum dikenal sebagai destinasi wisata halal, infrastruktur dan amenitas yang masih kurang memadai atau belum memenuhi standar, komitmen, kesadaran dan pemahaman, seluruh stakeholder pariwisata yang masih kurang,” pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]