UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Founder 1000 Guru: Menjadi Guru adalah Panggilan Hati

[www.uinsgd.ac.id] Guru adalah panggilan hati, bukan panggilan kerja. Menjadi guru itu bukan untuk mendapatkan materi, namun memang panggilan hati untuk mendidik anak negeri. Hal tersebut diungkapkan oleh Founder 1000 Guru, Jemi Ngadiono dalam Talkshow Pendidikan yang diadakan oleh Pendidikan Biologi UIN SGD Bandung di Aula lama, Sabtu (5/12/2015).

“Jika kalian menjadi guru hanya ingin menjadi PNS atau terpaksa karena disuruh orang tua, maka kalian telah melakukan kesalahan,” ucap Pria kelahiran Lampung ini.

Ia pun menambahkan, meski menjadi guru tak akan membuat sesorang menjadi kaya, namun ia akan tetap terkenang dan diapresiasi oleh anak didiknya. “Meski guru kurang sejahtera, namun ia akan tetap terkenang dan sangat bermanfaat untuk para siswa,” kata Jemi.

Menurutnya guru adalah akar dari semua profesi. Profesi apapun yang diemban oleh seseorang, pasti tak lepas dari peran seorang guru yang mendidiknya. “Guru adalah akar, dan profesi – profesi lainya adalah buah – buah dari akar pohon tersebut,” ucap pria yang lahir 11 Mei 31 tahun silam.

Ia pun mengajak kepada seluruh peserta talkshow, agar mau mendidik anak – anak di pedalaman Indonesia yang kurang tersentuh oleh perhatian pemerintah. Karena, kata Jemi, mereka adalah anak – anak yang benar – benar membutuhkan pendidikan.

Selain mengundang Jemi, acara yang bertema “Menjadi guru Insipratif” ini juga di isi oleh Staf dinas pendidikan Jawa Barat, Budi Hermawan dan salah satu Founder Yayasan Beribu dan Ramdhan Mulyana.

Menurut salah satu peserta, Johan Azrul Farid, acara talkshow ini sangat membangun untuk calon – calon guru. “Talkshow sangat membangun dan sangat aplikatif terutama bagi kami para calon guru,” ujar Mahasiswa Pendidikan biologi semester satu tersebut. Talkshow pendidikan ini juga merupakan rangkaian dari acara Bio’s Fair 2015. [Nizar Alfadillah / Robby Darmawan, Suaka Online]