Formaca Gelar Workshop Penelitian Kompetitif Mahasiswa

[www.uinsgd.ac.id] Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formaca) UIN SGD Bandung menggelar acara Workshop Satu Hari Penelitian Kompetitif Mahasiswa yang bertajuk “Jawa Barat dan Tantangannya di Masa Depan” dengan menghadirkan pembicara Dr. H. Dindin Jamaluddin, M. Ag, Asisten Direkrtur (Asdir) III Bidang Mahasiswa dan Alumni di Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Jawa Barat, Senin (28/1).

Menurut Eggy Armand Ramdani, Ketua Formaca menjelaskan ada 7 nominator yang mengikuti penelitian kompetitif mahasiswa itu, diantaranya; Pertama Encep Abdul Rojak, mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Hukum dengan Judul Proposal “Akibat Hukum terhadap Isteri yang Dicerai dari Perkawinan yang Tidak Dicatat.” Kedua, Enda Nurhamidah, mahasiswa S3 Program Studi Religious Studies dengan Judul Proposal “Dialogisasi Kesadaran Kolektif Relasi Antarumat Beragama dalam Membentuk Pemahaman Masyarakat Multikultural (Penelitian Pada Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan di Jawa Barat)” Ketiga, Iman Lukmanul Hakim, mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Agama Islam Konsentrasi Sosiologi Agama dengan Judul Proposal “Studi Arah Kebijakan Pembangunan Kawasan Burangrang Menuju Era Ekonomi Kreatif Berbasis Sumber Daya Alam (Agro Technopark Burangrang)” Keempat, Neneng Nurhasanah, mahasiswa S3 Program Studi Ilmu Hukum Islam dengan Judul Proposal “Membangun Eksistensi dan Operasional Koperasi Syariah dalam Tata Hukum di Indonesia sebagai upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Jawa Barat.” Kelima, Neni Nuraeni, mahasiswa S3 Program Studi Hukum Islam dengan Judul Proposal “Fiqh Perlindungan Perempuan dalam Islam dan Kontribusinya terhadap Undang-undang Perlindungan Perempuan di Indonesia.” Keenam, Saeful Bahri, mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Hukum dengan Judul Proposal “Menuju Masa Depan Jawa Barat Menjadi Provinsi Termaju di Indonesia Ditinjau dari Penerapan Good Governence.” Ketujuh, Sarip mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Hukum dengan Judul Proposal “Model Tahlilan Lintas Agama sebagai Jawaban Identitas Budaya Pluralisme di Jawa Barat (Studi di Dusun Blok Capar II Desa Sidawangi Kecamatan Sumber Kebudayaan Cirebon Provinsi Jawa Barat).

“Dari 7 proposal ini hanya 1 proposal terbaik yang akan menjadi topik penelitian utama Pascasarjana UIN SGD Bandung,” ujarnya.

Eggy berharap dengan adanya workshop penelitian kompetitif ini, Pertama, Dapat membudayakan penelitian di kalangan Pasca. Kedua, Dari hasil penelitian ini bisa menjadi produk kebijakan di tingkat Jawa Barat. “Dari hasil penelitian ini akan dipublikasikan di media, jurnal dan di seminarkan pada Kuliah Umum sebagai bentuk menciptakan atmosfir akademik di lingkungan kampus ,” tegasnya.  [Ibn Ghifarie]

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *