UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

FISIP UIN SGD Siapkan 22 Delegasi ke Malaysia

[www.uinsgd.ac.id] Kerjasama yang terjalin antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dengan Faculty of Art and Social Sciences University Of Malaya, Malaysia semakin kuat. Hal ini dibuktikan dengan adanya program “Summer Enrichment” yang diadakan setiap tahun. “Program pertukaran mahasiswa ini sudah berlangsung selama 2 tahun. Tahun ini adalah tahun kedua FISIP UIN Bandung mengirim delegasi ke Malaysia,” kata Dekan FISIP UIN Sunan Gunung Djati, Sahya Anggara, Jumat, 21 Januari 2017, di ruang kerjanya.

Program pertukaran mahasiswa ini akan berlangsung selama 21 hari. Tahun ini, akan ada 22 delegasi yang diberangkatkan ke Malaysia. “Berbagai persiapan pun sudah mulai dilakukan. Sebelum diberangkatkan ke Malaysia, para delegasi sudah dijadwalkan mengikuti beberapa sesi training oleh pihak fakultas,” ucapnya.

Adanya bimbingan bahasa Inggris, kebudayaan, dan materi-materi lain yang nantinya akan menjadi subjek pengajaran di Malaysia. “Tahun ini, program (summer enrichment) akan dilakukan ketika masa perkuliahan disana berjalan (univerity of Malaya). Ini menjadi suatu kesempatan yang baik untuk para delegasi,” ujar Asep Dadan Wildan selaku kepala bidang kerjasama FISIP UIN Sunan Gunung Djati.

Dia berharap, para delegasi bisa memanfaatkan peluang ini untuk merasakan atmosfer perkuliahan di Malaysia. “Nantinya, para delegasi akan ikut belajar di kelas dengan mahasiswa Malaysia dan delegasi dari negera-negara lain,” ujar Asep.

Program summer enrichment tahun ini juga akan diikuti oleh lebih banyak universitas dari berbagai negara, seperti Korea, Jepang, dan negara-negara ASIA Tenggara. “Tahun ini saya belum tahu universitas mana saja yang akan mewakili Indonesia. Kalau tahun kemarin hanya UI dan UIN Bandung saja,” jelas Asep.

Program summer enrichment ini diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan para delegasi dalam berbagai hal. Bidang akademik, sosial, maupun jiwa kepemimpinannya. Dengan program ini, para delegasi bisa bertukar pengetahun dan memperluas wawasan di kancah internasional.

Asep juga berharap, setelah pulang dari Malaysia, para delegasi bisa mengimplementasikan nilai-nilai dan pelajaran yang bisa diterapkan di FISIP UIN Bandung. “Semoga saja para delegasi bisa memberikan sebuah inovasi baru yang bisa diterapkan di sini (FISIP UIN Bandung),” pungkas Asep. Selain itu juga, diharapkan para delegasi tahun ini bisa bersinergi dengan para delegasi tahun lalu yang sudah pernah melakukan pertukaran mahasiswa untuk menciptakan sesuatu yang baru di FISIP UIN Bandung. Para delegasi dijadwalkan berangkat ke Malaysia pada 4 maret 2017 dari Bandara Husein Sastranegera Bandung, dan kembali ke Indonesia pada 27 maret 2017. []

Sumber, www.pikiran-rakyat.com