UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

FISIP UIN SGD Bandung Gelar Seleksi Calon Anggota Bawaslu Jabar

[www.uinsgd.ac.id]  74  dari 75 orang yang lolos seleksi administrasi Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2013-2018 mengikuti Test Tulis di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN SGD Bandung dengan Tim Seleksi yang terdiri dari  Prof. Ali Abdurrohman, Ketua Tim Seleksi Bawaslu Jabar, Drs. Jajang Abdullah, staf Sekretariat Bawaslu RI, Mutia Umar, M. Si, Sekretaris Tim Seleksi Bawaslu Jabar, dan Dr. Sahya Anggara, Drs., M.Si, Dekan FISIP UIN SGD Bandung di Aula Al-Jamiah, gedung Rektorat lantai II, Senin (15/4)  

Menurut Dekan FISIP UIN SGD Bandung, Dr.Sahya Anggara, M.Si mengatakan,  bahwa digelarnya seleksi anggota  Bawaslu Jabar
merupakan wujud nyata dari FISIP UIN SGD Bandung dalam kiprahnya ikut terlibat membangun proses demokrasi yang jujur dan adil, “kegiatan ini sangat cocok dengan program Fakultas dalam rangka menjawab tantangan dan dinamika politik yang sedang berkembang dan sejalan  dengan keilmuan dan kiprah FISIP. Apalagi, kampus ini sebagai lembaga independen tentu  akan terus memberikan sumbangsih dalam membangun tatanan demokrasi yang sehat dan dinamis, ” ucapnya.

Dekan berharap, “Mudah-mudahan dengan adanya proses seleksi ini akan menghasilkan orang-orang dan pemimpin yang terbaik. Selamat mengikuti test seleksi semoga berjalan dengan aman, lancar, tertib sesuai dengan apa yang kita harapkan,” sambungnya.

Ketua Tim Seleksi,  Prof. Ali Abdurrohman  menambahlan bahwa para calon anggota Bawaslu itu, harus mengikuti beberapa tahapan seleksi agar lolos untuk menjadi anggota Bawaslu Jabar  periode 2013-2018 ini.

Dengan tahapan-tahapan seleksi ini akan terus di jaring mencari anggota bawaslu yang terbaik, “Seleksi sangat obyektif, dan akan terus di laksanakan sesuai tahapan , dari 74 calon anggota di jaring menjadi 12 orang, yang 12 manjadi 6 orang, dan yang 6 juga akan di jaring lagi menjadi 3 orang yang terbaik. Untuk peserta seleksi tertulis ini, hanya satu orang  yang tidak mengikuti tes seleksi” jelasnya.

Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum ini menuturkan, animo masyarakt untuk mendaftar menjadi anggota Bawaslu sangat tinggi. Untuk tahun ini ada 112 orang yang mendaftar, terdiri dari kalangan akademisi, LSM, wartawan  dan masyarakat umum.”Memang banyak peserta yang gugur di tengah jalan karena tidak memenuhi persyartan yang layak sesuai dengan UU No 15  tahun 2011 salah satunya adalah karena faktor usia, ” ujarnya.

Wakil Koordinator Kopertais II Wilayah Jawa Barat dan Banten ini berharap seleksi para calon anggota Bawaslu akan meloloskan  hasil anggota Bawaslu yang  punya kualitas, integritas, kapabilitas, akuntabilitas  dan aksebilitas, “Nanti hanya 3 orang  yang terjaring lulus seleksi, diharapkan bisa menjalankan visi misi untuk mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil, ” ucapnya.  [Ibn Ghifarie, Harry]