UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

FAH-Puslitbang Jalin Kerjasama Bidang Pedoman Pengembangan Seni Budaya Keagamaan

[www.uinsgd.ac.id] Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung dan Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementeriana Agama RI melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) bidang Pedoman Pengembangan Seni Budaya Keagamaan. Untuk pihak FAH diwakili oleh Dekan, Dr. Setia Gumilar, S.Ag., M.Si dan pihak Puslitbang oleh Kepala Pusat, Drs. H. Choirul Fuad Yusuf, SS., MA di Aula FAH, Selasa (18/10).

Dalam sambutanya Dekan FAH, Dr. Setia Gumilar, S.Ag., M.Si menjelaskan pihak UIN SGD Bandung sangat mengapresiasi atas terjalinnya penandatanganan perjanjian kerjasama ini. “Kami atas nama Fakultas sangat bersyukur atas penandatangan ini.Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama di bidang seni budaya keagamaan ini harus direspons dengan baik oleh kampus dalam rangka mempertegas khazanah lokal,” paparnya.

Mengingat kerjasama yang nyata dari Puslitbang itu terbentuknya Penyusunan Pedoman Pengembangan Seni Budaya Nusantara yang melibatkan pihak FAH, FDK UIN SGD Bandung. “Kehadiran tim dari UPI, tim dari Unpad, tim dari Fakultas Dakwah dan tim dari Fakultas Adab UIN SGD Bandung dapat memberikan kontribusi yang positif dalam penyususnan pedoman ini,” optimisnya.    

Bagi Kepala Puslitbang, Drs. H. Choirul Fuad Yusuf, SS., MA., dengan hadirannya Penyusunan Pedoman Pengembangan Seni Budaya Keagamaan di Nusantara ini menjadi salah satu upaya membendung arus dari derasnya pengaruh budaya global di tengah-tengah memudarnya budaya Indonesia. “Dengan adanya pedoman ini, diharapkan kita lebih bangga dengan seni budaya keagamaan Nusantara daripada budaya Amerika,” tegasnya. 

Untuk format Penyusunan Pedoman Seni Budaya Nusantara ini, Kepala Puslitbang menuturkan, “Pertama, pembinaan seni budaya religi. Kedua, pembinaan spirit seni budaya religi. Karena program pembinaan ini untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat, sekolah, pemerintah tentang pentingnya seni budaya religi di Nusantara,” terangnya.

Dalam teknis Penyusunan Pedoman Pengembangan Seni Budaya Nusantara selama 42 hari ini pihak UIN SGD Bandung menjadi Koordinator yang diketuai FAH UIN SGD Bandung dengan melibatkan pegiat seni budaya dari, UIN, UPI dan Unpad. [Humas Al-Jamiah]