UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Enam Calon Rektor UIN SGD Bandung Lolos ke Jakarta

PANITIA Penjaringan Calon Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyatakan, enam Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung lolos sebagai calon Rektor UIN SGD Bandung untuk Masa Bakti 2019-2023. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno Senat Universitas, yang berlangsung di Ruang O. Djauharudin AR, Kampus I, Jalan A.H. Nasution, Cibiru Kota Bandung, Kamis (25/4). Selanjutnya, berkas dari keenam calon tersebut akan dikirim ke Kementerian Agama RI di Jakarta.

“Berdasarkan hasil Sidang Pleno Senat Universitas terkait dengan pemberian pertimbangan Calon Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Masa Bakti 2019-2023 telah ditetapkan dan diloloskan Enam Calon Rektor,” ujar Ketua Panitia Penjaringan, Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si, Kamis (25/4/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, keenam calon tersebut, Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed. Guru Besar Ilmu Pendidikan Psikologi pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan; Prof. Dr. H. Agus Salim Mansyur, M.Pd. Guru Besar Ilmu Kurikulum pada Fakultas Adab dan Humaniora; Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. Guru Besar Ilmu Pendidikan Sosial pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan; Prof. Dr. H. Moh. Najib, M.Ag. Guru Besar Ilmu Hadits pada Fakultas Syariah dan Hukum; Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag. Guru Besar Ilmu Tasawuf pada Fakultas Ushuluddin; dan Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. Guru Besar Ilmu Tafsir pada Fakultas Ushuluddin.

“Keenamnya dinyatakan lolos setelah 63 anggota Senat Universitas memberikan pertimbangan kualitatif secara tertulis yang meliputi aspek moralitas/integrasi, kepemimpinan, kemampuan manajerial, kompetensi dan reputasi akademik, jaringan kerja sama nasional dan internasional, visi, misi, dan program,” ujar Oyo..

Dikatakannya, rapat dipimpin oleh Ketua Senat Universitas, Prof. Dr. H. Nanat Fatah Natsir, MS. didampingi Sekretaris Senat Universitas, Prof. Dr. H. Idzam Fautanu, M.Ag. berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh lembaran hasil pertimbangan kualitatif langsung dikumpulkan dan dimasukan ke dalam amplop suara untuk disegel, sehingga dapat terjaga keaslian dan kerahasiaannya.

“Pengumpulan lembar pertimbangan kualitatif itu disaksikan pula oleh Prof. Dr. H. I. Nurul Aen, MA. dan Prof. Dr. H. Rachmat Syafi’i, Lc., MA. yang dipilih sebagai saksi,” jelasnya.

Selanjutnya, tutur Oyo, keenam calon menandatangani Pakta Integritas yang intinya berupa komitmen jika nanti terpilih menjadi Rektor Masa Bakti 2019-2023, maka akan bekerja sesuai dengan Visi dan Misi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terdapat di dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2019-2045.

Sementara itu, Ketua Senat Universitas Prof. Dr. H. Nanat Fatah Natsir, M.S. mengamanatkan kepada Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., agar berkas keenam calon rektor tersebut disampaikan kepada Menteri Agama RI di Jakarta. (Nana Sukmana, Dadang Setiawan)

Sumber, Galamedia News 25 April 2019