UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Edukasi mengenai Peraturan Lalu Lintas

 Saat memasuki zaman hit, sepertinya peraturan lalu lintas semakin tidak dianggap para remaja, terutama oleh anak-anak tingkat SMP dan SMA. Terlalu banyak kasus yang sudah sering kita dengar dan lihat yang dilakukan oleh para remaja, baik pelanggaran ringan seperti tidak memakai helm maupun membawa kendaraan di bawah

pengaruh alkohol.

Mungkin banyak pihak sudah geram dan jengkel dengan kasus–kasus seperti itu. Karena kesal, terkesan orang–orang di sekitarnya membiarkan saja dan tidak perduli lagi terhadap apa yang dilakukan para remaja tersebut. Bahkan, masyarakat sekitar tidak peduli ketika anak-anak tersebut berkendara dengan mengebut seenaknya karena anak-anak remaja itu juga tidak peduli bila ditegur. Bahkan, menantang.

Seharusnya masyarakat sekitar harus tetap peduli dengan tingkah polah anak-anak remaja itu. Masyarakat harus merangkul para remaja yang melakukan pelanggaran di jalan raya itu dengan memberikan mereka edukasi tentang peraturan lalu lintas, tentu saja kepada pengendara remaja yang telah berusia 17 tahun dan telah memiliki SIM.

Mereka harus tahu soal lampu yang mengendalikan arus lalu lintas yang terpasang di persimpangan jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), dan tempat arus lalu lintas lain. Lampu ini yang menandakan kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah.

Pengaturan lalu lintas di persimpangan jalan dimaksudkan untuk mengatur pergerakan kendaraan pada setiap kelompok pergerakan kendaraan agar dapat bergerak secara bergantian sehingga tidak saling mengganggu antararus yang ada. Sistem pengendalian lampu lalu lintas dikatakan baik jika lampu-lampu lalu lintas yang terpasang dapat berjalan baik secara otomatis dan dapat menyesuaikan diri dengan kepadatan lalu lintas pada tiap-tiap jalur. Sistem ini disebut sebagai actuated controller.

Ternyata, informasi terbaru ialah para akademisi kita telah menemukan sistem baru untuk menjalankan lampu lalu lintas. Sistem ini dikenal sebagai logika fuzzy. Lampu lalu lintas merupakan suatu aplikasi yang berguna untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan. Lampu lalu lintas sederhana ini terdiri atas beberapa rangkaian blok, yaitu blok pewaktu (timer), blok pencacah (counter), blok saklar, dan output. 

Tentu saja, hal yang paling penting bagi masyarakat untuk selalu tetap peduli dengan lingkungan sekitar ialah saat menjumpai anak-anak usia SMP membawa kendaraan bermotor, masyarakat harus langsung menegurnya. Memberi peringatan kepada mereka tentang bahayanya membawa kendaraan bermotor karena mereka belum mempunyai SIM. Sebaiknya, pihak kepolisian lebih memperhatikan keberadaan mereka di jalan raya karena sudah sangat mengkhawatirkan. Jumlahnya semakin hari semakin banyak. 

Kurnia Sepbryan Mahasiswa KPI, UIN SGD Bandung.

Sumber, Forum Media Indonesia 27 November 2017