UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

DPL KKN Sisdamas UIN Bandung Survey ke Desa Girimekar

PERWAKILAN kelompok Kuliah Kerja Nyata Sistem Pemberdayaan Masyarakat (KKN Sisdamas) UIN Sunan Gunung Djati Bandung di bawah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. H. Tatang Ibrahim, M.Pd. mengadakan survey ke Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilakukan, sebagai bahan kajian peserta KKN yang akan diturunkan pada akhir Juli sampai dengan Agustus 2019.

“Peserta KKN yang akan diterjunkan di Kecamatan Cilengkrang berjumlah 45 orang yang terbagi atas atas tiga kelompok, masing-masing 15 orang per kelompok. Kami melakukan survey, Rabu, 24 April 2019,” ujar Tatang di Kampus 2 UIN SGD Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Cimincrang, Panyileukan, Kota Bandung, Kamis (25/4/2019).

Dikatakannya, kegiatan KKN merupakan bagian dari perkuliahan yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa. Titik berat KKN UIN SGD Bandung pada tahun Akademik 2019 ini, lanjutnya, bukan hanya pada persoalan pendidikan, melainkan lebih kepada pemberdayaan potensi yang di masyarakat.

Artinya, tegas Tatang, mahasiswa dituntut untuk lebih jeli melihat lingkungan masyarakat tempat mereka melaksanakan KKN. Potensi apa yang ada di daerah itu, bagaimana peluang yang bisa dikembangkan, lalu bagaimana upaya para peserta KKN membantu mencari solusi bagi permasalahan yang tengah di hadapi masyarakat.

“Misalnya, dalam bidang ekonomi, ada usaha rumahan. Nah, potensi apa yang ada, bagaimana kemungkinan peluang perkembangannya, permodalan, dan pemasaranya. Para peserta KKN harus cerdik dan mampu membantu membuka peluang dan memberi solusi untuk perkembangan usaha rumahan. Mereka dapat menggunakan teknologi digital dan jejaring sosial,” ujarnya.

Selama ini, imbuhnya, masyarakat menganggap bahwa mahasiswa UIN SGD Bandung, hanya mengkaji masalah pendidikan dan dakwah Islam. Padahal, sekarang kajian keilmuan UIN Bandung telah semakin luas seiring berkembangkanya status dri institut menjadi universitas.

“Kami mempunyai kajian Saintek, Adab dan Humaniora, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Psikologi, Komunikasi, Hukum, Ekonomi, dan Majanemen. Jadi dalam pelaksanaan KKN pun tidak hanya terfokus pada dakwah dan pendidikan. Mereka akan berbagi dengan masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu mereka,” tuturnya.

Dijelaskannya, pada tahun akademik 2019 UIN SGD Bandung akan melaksanakan KKN berbasis pemberdayaan masyarakat di beberapa kabupaten di Jawa Barat, antara lain Kabupaten Bandung, Sumedang, Kota Banjar, Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

“KKN di Kabupaten Bandung dikonsentrasikan di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Pacet, Cimenyan, Pangalengan, Kertasari, dan Kecamatan Cilengkrang,” katanya.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan bersama timnya, jelas Tatang, pada prisnsipnya sangat menggembirakan. Aparat Pemerintahan Desa Girimekar menerima dengan terbuka bahkan mereka mengharapkan kehadiran peserta KKN akan membawa perubahan yang signifikan terhadap masyarakat Girimekar, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi.

Tatang memaparkan, tim survey KKN Sisdamas UIN Bandung diterima oleh Kepala Desa Cilengkrang, Wahyudi; Kasi Kesra Aceng Kusumah, Amd., dan jajarannya. Menurutnya, mereka menyambut gembira dan bersyukur atas rencana kedatangan peserta KKN Sisdamas UIN SGD Bandung di Desa Girimekar. 

“Mereka berharap kehadiran mahasiswa UIN Bandung bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Selain itu mereka pun siap membantu kelancarana pelaksanaan KKN,” kata Tatang. (Nana Sukmana, Dadang Setiawan)

Sumber, Galamedia News 25 April 2019