UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Dharma Wanita UINSGD Cetak Generasi Sehat & Kuat

[www.uinsgd.ac.id] Berbagai cara dilakukan oleh para orang tua dalam membesarkan anaknya untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang utuh dan bermasa depan lebih baik. Karenanya, para orangtua wajib memahami tugas dan kewajibannya agar cita dan asa di atas bisa diwujudkan.   

Demikian menurut Ketua Dharma Wanita Persatuan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Hj Cucu Mahmud,  saat memberikan sambutan sekaligus membuka Lomba Balita Sehat di Gedung Abjan Sulaeman, Rabu (04/01/2017).  “Salah satu tugas kita sebagai orang tua adalah memelihara kesehatan anak, sejak dia dalam masa kandungan hingga dewasa. Itu wajib dilakukan, sama dengan kewajiban mendidiknya, dalam rangka mempersiapkan generasi yang lebih baik,” katanya.

Bahkan, bagi seorang ibu memelihara anak itu sudah menjadi insting alamiah. Tidak sekadar memelihara kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan psikologinya. Orang tua, khususnya ibu, merupakan  sekolah pertama dan utama bagi anak. Maka, fahamkanlah pada mereka apa arti kesehatan bagi dirinya, melalui cara nasihat maupun kegiatan yang kreatif dan menarik minat.

“Tunjukkan pada mereka mana baik dan yang mana buruk bagi kesehatan.  Itu harus kita lakukan agar anak menyadari pentingnya arti kesehatan. Bila kita konsisten dan penuh rasa tanggung jawab dalam mengawal kualitas kesehatan si buah hati, insya Allah anak kita kelak akan menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan kuat,” jelasnya.

Ketua Dharma Wanita Fakultas Syariah dan Hukum  Erlis Maliani Fathoni menegaskan bahwa tujuan Lomba Balita Sehat, selain menjalin silaturahmi dengan warga sekitar kampus, juga ingin menggali potensi dan kompetensi anak yang akan dipersiapkan menjadi generasi penerus orangtuanya.  “Kita hadirkan tim kesehatan dari Posyandu dan aktivis kesehatan dari berbagai kelurahan, berperan sebagai juri lomba,” ujarnya.

Lomba yang bertemakan “Balita Sehat Cerminan Generasi Kuat” ini diikuti oleh 80 balita, dihadiri oleh aparat kelurahan dan Kecamatan Cibiru, dan para orangtua masing-masing balita. “Jadi, selain anak-anaknya dilombakan, juga para orang tuanya diberi pengarahan seputar tugas dan kewajiban orangtua terutama dalam masalah kesehatan anak,” ujar Erlis, yang juga sebagai ketua panitia lomba. (Nanang Sungkawa/Humas Al-Jamiah)