UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Daftar 16 Prodi UIN SGD yang Terima Mahasiswa Baru Lewat SNMPTN & SBMPTN

Sebanyak 16 program studi (prodi) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) menerima lulusan SMA, SMK, dan madrasah aliah (MA) untuk jadi mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020.

Penerimaan mahasiswa baru itu melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Semua prodi tersebut diselenggarakan berdasarkan izin dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Menurut Wakil Rektor I UIN Bandung, Prof Dr Asep Muhyiddin, pihaknya menyelenggarakan 45 prodi sarjana (S1).

Meliputi 29 prodi berdasarkan izin dari Kemenag dan 16 prodi berdasarkan izin Kemenristekdikti.

“Prodi yang izinnya dari Kemenristekdikti jalur SNMPTN dan SBMPTN pada tahun akademik 2019/2020 ini bertambah satu, yaitu prodi baru Ilmu Politik Fisip,” ujar Wakil Rektor I UIN Bandung, Prof Dr Asep Muhyiddin, saat ditemui Tribun Jabar di Gedung Rektorat UIN Bandung, Kampus I Jalan A H Nasution No 105 Cibiru Kota Bandung, Rabu (30/1/2019).

Adapun Ke-16 prodi itu yakni Administrasi Publik, Agroteknologi, Biologi, Fisika, Ilmu Hukum, Humas, Jurnalistik, Kimia, Manajemen, Matematika, Psikologi, Sosiologi, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Sastra Inggris, dan Ilmu Politik.

“Berdasarkan ketentuan panitia nasional dari Kemenristekdikti, jadwal SNMPTN telah dimulai dari pengisian di PDSS sejak 4 Januari 2019 sampai 27 Januari 2019, pendaftaran 4 Februari 2019 sampai 14 Februari 2019 dan pengumuman 23 Maret 2019. Sedangkan pendaftaran SBMPTN (UTBK dan UTBC) mulai 1 Maret 2019 sampai 1 April 2019, pelaksanaan ujian pada 13 April 2019 sampai 26 Mei 2019, dan pengumuman pada 9 Juli 2019,” tuturnya.

Sementara itu ketentuan Izin dari Kemenag terdapat dua jalur SPAN PTKIN dan UMPTKIN yang dibuka 29 prodi.

Prof Dr Asep Muhyiddin memaparkan 29 prodi yang dimaksud adalah prodi-prodi dirasah dan tadris, di antaranya Sejarah dan Peradaban Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Manajemen Dakwah.

Ada juga prodi Hukum Tata Negera (Siyasah), Perbandingan Madzhab dan Hukum, Hukum Keluarga (Ahwalu Syakhsiyah), Akidah dan Filsafat Islam, Studi Agama-Agama, Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Tasawuf Psikotrafi, Ilmu Hadits, Hukum Pidana Islam, Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Manajemen Keuangan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Akuntasi Syariah.

Adapun prodi lainnya Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Bahasa dan Sastra Arab, Bimbingan Konseling Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, dan Pendidikan Matematika. (Hilda Rubiah, Tarsisius Sutomonaio)

Sumber, Tribun Jabar Jumat, 1 Februari 2019 11:27