UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Dadang Kahmad, Kembali Jabat Direktur Pasca

[uinsgd.ac.id] Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si dilantik keduakalinya untuk jabatan Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri  Sunan Gunung Djati. Prosesi pelantikan dilakukan bersamaan dengan pelantikan 6 Kepala Sub Bagian di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta pengukuhan nomenklatur Jabatan di Lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (22/08/2013).

Sebelumnya (30/05/2013) Dadang Kahmad, mengungguli calon lain. Dari 23 Guru Besar yang memenuhi syarat muncul  empat nama yang dipilih oleh anggota Senat yaitu Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si mengantongi 18 suara, Prof. Dr. H. Juhaya S. Praja, MA mengantongi 11 suara, Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, MA mengantongi 5 suara, Prof. Dr. H. Nanat F. Natsir mengantongi 1 suara.

Kepala Subbagian yang dilantik adalah; Kasubbag Data dan informasi pada Bagian Perencanaan Biro AUPK, Drs Suryono; Kasubbag Layanan Akademik pada Bagian Akademik Biro A2KK, Drs. Titim Fatimah, M.Ag; Kasubbag Informasi Akademik pada Bagian Akademik Biro A2KK, Wawan Gunawa, S.Ag; Kasubbag Administrasi Pembinaan PTAIS pada Bagian Kerjasama dan Kelembagaan Biro A2KK, Dedah Siti Suaedah, BA; Kasubbag Tata Usaha pada Lembaga Penjamin Mutu Biro A2KK, Dra. Hj. Imas Maswani; Kasubbag Tata Usaha pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Biro A2KK, Hj. Ati Rahmawati, M.Ag.

Rektor juga tidak memperpanjang jabatan untuk Jabatan Kepala Pusat, Ketua Bidang, Ketua Laboratoriun, dan Sekretaris Lembaga yang tidak sesuai dengan Ortaker UIN. Sekitar 31 pejabat pada posisi tersebut dialihtugaskan kembali menjadi Lektor pada fakultasnya masing-masing.

Nomenklatur yang dikukuhkan diantaranya jabatan Pembantu Rektor menjadi Wakil Rektor, Pembantu Dekan menjadi Wakil Dekan sejumlah 24 orang, kepala bagian 15 orang, Kepala Subbagian 32 orang, dan pengukuhan nomenklatur Kepala Pusat, Ketua, dan Sekretaris Lembaga sebanyak 14 orang.

Melalui kata pelantikannya, Rektor berharap agar para pejabat yang dilantik menjalankan amanat tersebut sesuai dengan ketentuannya.”Saya berharap saudara menjalankan amanat ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga berpengaruh pada kinerja”.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang dan berharap pengabdiannya menjadi ibadah sekaligus mengucapkan selamat kepada yang baru menjabat.”Kepada pejabat lama saya ucapkan terima kasih mudah-mudahan pengabdian saudara menjadi ibadah dan selamat kepada yang baru dilantik, selamat menghadapai tantangan khususnya terkait untuk menghadapi mahasiswa yang baru. Sekarang mahasiswa lama juga sudah tidak ada yang kuliah di luar.

Berkaitan dengan pelantikan Direktur Pascasarjana Rektor menyatakan bahwa Direktur Pascasarjana menghadapi tantangan yang semakin berat karena harus mencetak para magister dan doktor yang harus menjalankan amanah para pendiri Pascasarjana yaitu mencetak ulama yang intelektual dan intelektual yang ulama sesuai dengan apa yang sudah dilakukan oleh Rosulullah SAW.

“Tantangan sekrang banyak artis yang menjadi juru bicara agama, ini menjadi tantangan, bagaimana Pascasarja mengatasinya. Oleh karena itu Pascasarjana, harus melahirkan para mujtahid untuk menjawa tantangan itu khususnya di Jawa Barat, apalagi mahasiswa pasca sekarang mencapai seribu lebih,”ujarnya.

Rektor mempertegas bahwa UIN ke depan akan dilengkapi dan membangun Rumah Sakit pada tahun ini tetapi tidak menggunakan APBN karena berat. UIN membutuhkan 800 Milyar dan pak Gubernur siap membantu 50 Milyar.”Jadi kita perlu mencari 750 Milyar lagi,”ungkapnya.

Untuk lebih lengkap dan detail nama jabatan dan pejabat terlampir disini.***[dudi]