UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

BSA Gelar Workshop Menulis Biografi Kyai

[www.uinsgd.ac.id] Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung, maka jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) menggelar acara Pembukaan dan Workshop Praktik Profesi Lapangan (PPL) bertajuk “Menulis Biografi Kyai” dengan menghadirkan narasumber Dr. H. Agus Ahmad Safei, MA yang dipandu oleh H. Mawardi, MA, di  Aula FAH, Jumat (10/3). Acara yang diikuti bagi seluruh mahasiswa jurusan BSA semester VI ini dibuka secara resmi oleh Dekan FAH, Dr. Setia Gumilar, S.Ag., M.Si 

Ketua Jurusan BSA, Rohanda, M.Ag menjelaskan acara ini merupakan kegiatan akademik bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Dikatakan penelitian karena para mahasiswa terjun langsung ke Pesantren-pesantren untuk mendapat informasi dari sumber yang tepat dan dikatakan pengabdian kepada masyarakat karena memiliki tujuan diseminasi anggota masyarakat kepada publik,” tegasnya.

Ketua Jurusan BSA, menegaskan workshop ini diperuntukan bagi seluruh mahasiswa BSA semester VI. “Output dari kegiatan ini diharapkan para mahasiswa mampu menulis dan menghasilkan karya genre prosa biografi Kiyai atau dalam istilah Bloom sampai pada tingkat mencipta,” jelasnya.

Mengenai pemilihan tema ini, Ketua Jurusan BSA menuturkan “Subjek biografi Kyai yang menjadi bidang garapan para mahasiswa  karena Kyai dalam konteks hari ini diposisikan dalam posisi yang tidak selayaknya. Walupun kegiatan ini masih terbatas hanya Kyai yang berada di Kabupaten Bandung,” sambungnya.

Untuk kedepanya rencana menulis biografi Kyai ini akan terus dilakanakan secara bertahap, “mulai dari tingkat Kabupaten sampai Kota yang ada di Jawa Barat karena Tatar Sunda ini terkenal dengan banyak Kyai yang menjadi pejuang, tokoh nasional dan sudah selayaknya harus menjadi teladan bersama bagi kita semua,” paparnya.

Salah satu cara membelaki mahasiswa untuk terus belajar menulis biografi Kyai ini dengan menghadirkan Dr. H. Agus Ahmad Syafei, MA. “Pa Agus ini sangat ahli dalam menuliskan biografi Kyai. Mudah-mudahan bisa membangkitkan ghiroh menulis di kalangan mahasiswa, khususnya tentang biografi Kyai. Mengingat keberadaan Kyai mulai tidak mendapatkan ruang di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]