UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Bina Panti, Kepedulian Pada Generasi Muda

[www.uinsgd.ac.id] “Meningkatkan  Rasa Cinta, Kasih, dan  Kepedulian terhadap Anak Yatim” merupakan tema dari kegiatan bakti sosial tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk keberadaan mahasiswa bagi anak-anak yang membutuhkan uluran tangan. Anak yatim piatu pun berhak menjadi Agent of Influence bangsa. Hal ini diutarakan oleh ketua pelaksana kegiatan “Bina Panti”, Riki Erwinda, Sabtu, (27/2/2016).

Bidang Kerjasama Penelitian Pengabdian Masyarakat (KPPM) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HIMA-J) Muamalah mengadakan kegiatan tersebut di yayasan panti asuhan Baabussalam, Cilengkrang 2, kota Bandung. Riki menjelaskan, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda bangsa. “Mereka juga mempunyai mimpi membangun negeri ini,” kata Riki.

Selain itu, HIMA-J Muamalah bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pembinaan Bahasa (LPB) UIN SGD Bandung untuk memberikan pembelajaran bahasa Arab dan Inggris. Ini berguna untuk mempersiapkan semangat anak-anak panti asuhan untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Dan training motivasi serta wawasan perekonomian yang akan memberikan tips-tips berwirausaha di esok harinya,” kata Riki.

Selanjutnya, Riki berharap, melalui kegiatan ini anak-anak panti asuhan tersebut bisa menanamkan kesadaran kewirausahaan sejak dini, agar tidak salah mengambil langkah untuk kelangsungan hidupnya kelak.

Sekertaris Jurusan Muamalah, Muhammad Hassanudin menyambut baik terhadap kegiatan bakti sosial tersebut. Dirinya juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan memberikan materi kepada anak-anak panti asuhan tersebut. “Saya juga mengisi materi yang berkaitan dengan Ekonomi,” ujar Hasan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 27 – 28 Februari 2016 dan diikuti oleh 130 anak yatim piatu. Bakti sosial tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan “Muamalah Berbagi” pada Jum’at (26/2/2016) lalu. [Ayu Kartika Listiyana/Edi Prasetyo, Suaka]