UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

BEM-J Jurnalistil 2016 Resmi Dilantik

[www.uinsgd.ac.id] Mahasiswa Ilmu Komunikasi Jurnalistik gelar acara Pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEM – J) Ilmu Komunikasi Jurnalistik Periode 2015-2016 di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung, Selasa (02/02).

Acara yang berlangsung selama 90 menit ini mengusung tema “Memperkuat Semangat Kekeluargaan untuk Menata dan Melangkah Menuju Organisasi Berprestasi” ini dihadiri oleh anggota BEM-J Jurnalistik periode 2015-2016.

Pelantikan ini pun dihadiri oleh Presiden Mahasiswa (Presma) Jurnalistik 2014-2015 Dea Andriyawan, Ketua Prodi Jurnalistik Encep Dulwahab, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Drajat Wibawa, Wakil Dekan 3 Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dadan suhardiyana, serta para tamu undangan yaitu Ketua Senat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Asep Kurniawan, dan Ketua Umum dari masing-masing jurusan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Dalam sambutannya Ketua Prodi Jurnalistik, Encep Dulwahab menuturkan, bahwa ia mempunyai keyakinan yang besar terhadap Presma saat ini, Adi Maulana Ibrahim yang mempunyai nyali besar di BEM- J yang pastinya akan bisa membawa mahasiswa Jurnalistik meningkatkan kreatifitasnya.

“Saya juga sangat berterimakasih kepada Dea Andriyawan atas kepemimpinannya di tahun lalu karena telah membawa dan memelihara nama Jurnalistik dengan baik”, tambahnya, Selasa (02/02).

Wakil Dekan 3 Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengungkapkan, “ Membicarakan mahasiswa Jurnalistik pasti akan terbayang dengan tradisi prestasi. Semoga di BEM –J  Jurnalistik periode ini bisa terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi-prestasi yang tentunya sampai ke luar kampus”.

Dadan pun menambahkan, bahwa kita harus mencanangkan kepada BEM-J Jurnalistik periode ini sebagai periode meningkatkan prestasi, dan tidak berlebihan jika mahasiswa Jurnalistik disebut mahasiswa –mahasiswa terbaik di UIN Bandung.

‘’Semoga setelah dilantiknya dan disahkannya para anggota BEM-J Jurnalistik ini, kinerja dari BEM –J Jurnalistik menjadi lebih maju lagi dari yang sebelumnya. Serta munculnya inovasi-inovasi lain yang lebih berguna tanpa menghiraukan kultur jurnal yaitu loyal,” tutur Ketua Panitia Pelantikan, Abdillah Hanifan.

Sebagai Presma baru di Jurnalistik, Adi Maulana Ibrahim, yang akrab disapa Adiw ini menuturkan, bahwa di Jurnalistik ini bukan hanya jurusan tapi juga melibatkan perasaan. Di Jurnalistik jangan terpatok dengan angkatan, karena semuanya sama rata yaitu keluarga.

“Mari kita tanamkan kekeluargaan kita, jadikan BEM –J ini sebagai wadah untuk mengembangkan kreatifitas, mengasah skill individu dengan kultur yang ada yaitu kekeluargaan”, jelasnya.

“Seperti yang pernah dikatakan oleh kakak saya, yang juga salah satu alumni Jurnalistik, kita boleh saja memakai celana bolong, rambut gondrong, tapi otak kita tidak pernah kosong”, tambah Adiw.

Presma Jurnalistik tahun sebelumnya, Dea Andriyawan pun mengungkapkan, ia percaya kepada Jurnalistik angkatan 2013 yang dibantu oleh 2014, akan lebih memajukan Jurnalistik dari sebelum-sebelumnya.

“Saya memberikan PR saja kepada BEM – J sekarang yaitu harus terus berkomunikasi dengan pihak fakultas. Dan saya berharap semoga BEM-J sekarang bisa lebih bijaksana dalam menghadapi segala hal, serta semua yang ada di BEM-J  yang sebelumnya juga bisa menjadi bekal dan bahan pelajaran untuk kedepannya”, pungkas Dea. [Shofa Yanti, Zaira Farah Diba / Suaka]