UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Bedah Buku Jacob Oetama

[uinsgd.ac.id] Komunitas Anak Tangga menggelar acara bedah buku karya Jacob Oetama “Syukur Tiada Akhir” di kantor redaksi detik.com, Rabu (14/12). Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dosen ilmu komunikasi jurnalistik UNPAS, Nunung, sebagai pemateri dalam acara tersebut.Buku yang berisi catatan perjalanan Jacob Oetama selama malang melintang di dunia pers sangat menarik untuk di bedah. Hal tersebut diungkapkan ketua Komunitas Anak Tangga, Indra Nugraha, “Para anggota sangat antusias sekali, soalnya dengan diadakannya acara ini bisa lebih memperkaya wawasan seputar dunia pers dan juga buku Jacob itu sendiri sangat menarik untuk di bedah,” ungkap Indra.Indra pun menambahkan acara tersebut sekaligus memperkenalkan komunitas anak tangga ke ruang publik untuk mengadakan kegiatan lain seperti diskusi, seminar, workshop, dan kunjungan ke beberapa media. “Komunitas anak tangga merupakan komunitas bentukan beberapa teman dari jurnalistik UIN Bandung yang fokus melakukan kajian media, maka dari itu kita pun sekaligus mengenalkan komunitas anak tangga ke publik,” tambahnya.Pernyataan lain diungkapkan Faisal saat ditemui di kantor detik.com. “Sangat inspiratif, saya tidak akan mendapat ini kalau cuma duduk di kelas,” ungkap mahasiswa jurnalistik semester 5. Tak hanya itu Faisal pun mengatakan ia mendapatkan pengalaman menarik dari pemateri dalam acara itu. “Yang paling menarik ketika narasumber bilang yang mesti dibaca mahasiswa itu ada empat buku, filsafat, sejarah, sastra, dan autobiografi,” katanya lagi.Selain menambah wawasan baru dalam dunia jurnalistik maupun dalam berdiskusi, mereka mendapat pengalaman menarik dari pemateri.  Faisal pun berharap dapat berbagi ilmu dengan rekan–rekan mahasiswa lainnya agar tetap membaca, menulis, dan berdiskusi. Hal senada diungkap Indra mengenai harapan diadakannya acara tersebut agar dapat mengkaji persoalan media lebih dalam. “Harapannya temen-temen komunitas bisa lebih bersemangat untuk mengkaji persoalan media dan bertambah wawasan keilmuannya,” ungkapnya mengakhiri.[] Prasomya Gunawan-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Komunitas Anak Tangga menggelar acara bedah buku karya Jacob Oetama “Syukur Tiada Akhir” di kantor redaksi detik.com, Rabu (14/12). Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dosen ilmu komunikasi jurnalistik UNPAS, Nunung, sebagai pemateri dalam acara tersebut.Buku yang berisi catatan perjalanan Jacob Oetama selama malang melintang di dunia pers sangat menarik untuk di bedah. Hal tersebut diungkapkan ketua Komunitas Anak Tangga, Indra Nugraha, “Para anggota sangat antusias sekali, soalnya dengan diadakannya acara ini bisa lebih memperkaya wawasan seputar dunia pers dan juga buku Jacob itu sendiri sangat menarik untuk di bedah,” ungkap Indra.Indra pun menambahkan acara tersebut sekaligus memperkenalkan komunitas anak tangga ke ruang publik untuk mengadakan kegiatan lain seperti diskusi, seminar, workshop, dan kunjungan ke beberapa media. “Komunitas anak tangga merupakan komunitas bentukan beberapa teman dari jurnalistik UIN Bandung yang fokus melakukan kajian media, maka dari itu kita pun sekaligus mengenalkan komunitas anak tangga ke publik,” tambahnya.Pernyataan lain diungkapkan Faisal saat ditemui di kantor detik.com. “Sangat inspiratif, saya tidak akan mendapat ini kalau cuma duduk di kelas,” ungkap mahasiswa jurnalistik semester 5. Tak hanya itu Faisal pun mengatakan ia mendapatkan pengalaman menarik dari pemateri dalam acara itu. “Yang paling menarik ketika narasumber bilang yang mesti dibaca mahasiswa itu ada empat buku, filsafat, sejarah, sastra, dan autobiografi,” katanya lagi.Selain menambah wawasan baru dalam dunia jurnalistik maupun dalam berdiskusi, mereka mendapat pengalaman menarik dari pemateri.  Faisal pun berharap dapat berbagi ilmu dengan rekan–rekan mahasiswa lainnya agar tetap membaca, menulis, dan berdiskusi. Hal senada diungkap Indra mengenai harapan diadakannya acara tersebut agar dapat mengkaji persoalan media lebih dalam. “Harapannya temen-temen komunitas bisa lebih bersemangat untuk mengkaji persoalan media dan bertambah wawasan keilmuannya,” ungkapnya mengakhiri.[] Prasomya Gunawan-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Komunitas Anak Tangga menggelar acara bedah buku karya Jacob Oetama “Syukur Tiada Akhir” di kantor redaksi detik.com, Rabu (14/12). Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dosen ilmu komunikasi jurnalistik UNPAS, Nunung, sebagai pemateri dalam acara tersebut.Buku yang berisi catatan perjalanan Jacob Oetama selama malang melintang di dunia pers sangat menarik untuk di bedah. Hal tersebut diungkapkan ketua Komunitas Anak Tangga, Indra Nugraha, “Para anggota sangat antusias sekali, soalnya dengan diadakannya acara ini bisa lebih memperkaya wawasan seputar dunia pers dan juga buku Jacob itu sendiri sangat menarik untuk di bedah,” ungkap Indra.Indra pun menambahkan acara tersebut sekaligus memperkenalkan komunitas anak tangga ke ruang publik untuk mengadakan kegiatan lain seperti diskusi, seminar, workshop, dan kunjungan ke beberapa media. “Komunitas anak tangga merupakan komunitas bentukan beberapa teman dari jurnalistik UIN Bandung yang fokus melakukan kajian media, maka dari itu kita pun sekaligus mengenalkan komunitas anak tangga ke publik,” tambahnya.Pernyataan lain diungkapkan Faisal saat ditemui di kantor detik.com. “Sangat inspiratif, saya tidak akan mendapat ini kalau cuma duduk di kelas,” ungkap mahasiswa jurnalistik semester 5. Tak hanya itu Faisal pun mengatakan ia mendapatkan pengalaman menarik dari pemateri dalam acara itu. “Yang paling menarik ketika narasumber bilang yang mesti dibaca mahasiswa itu ada empat buku, filsafat, sejarah, sastra, dan autobiografi,” katanya lagi.Selain menambah wawasan baru dalam dunia jurnalistik maupun dalam berdiskusi, mereka mendapat pengalaman menarik dari pemateri.  Faisal pun berharap dapat berbagi ilmu dengan rekan–rekan mahasiswa lainnya agar tetap membaca, menulis, dan berdiskusi. Hal senada diungkap Indra mengenai harapan diadakannya acara tersebut agar dapat mengkaji persoalan media lebih dalam. “Harapannya temen-temen komunitas bisa lebih bersemangat untuk mengkaji persoalan media dan bertambah wawasan keilmuannya,” ungkapnya mengakhiri.[] Prasomya Gunawan-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Komunitas Anak Tangga menggelar acara bedah buku karya Jacob Oetama “Syukur Tiada Akhir” di kantor redaksi detik.com, Rabu (14/12). Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dosen ilmu komunikasi jurnalistik UNPAS, Nunung, sebagai pemateri dalam acara tersebut.Buku yang berisi catatan perjalanan Jacob Oetama selama malang melintang di dunia pers sangat menarik untuk di bedah. Hal tersebut diungkapkan ketua Komunitas Anak Tangga, Indra Nugraha, “Para anggota sangat antusias sekali, soalnya dengan diadakannya acara ini bisa lebih memperkaya wawasan seputar dunia pers dan juga buku Jacob itu sendiri sangat menarik untuk di bedah,” ungkap Indra.Indra pun menambahkan acara tersebut sekaligus memperkenalkan komunitas anak tangga ke ruang publik untuk mengadakan kegiatan lain seperti diskusi, seminar, workshop, dan kunjungan ke beberapa media. “Komunitas anak tangga merupakan komunitas bentukan beberapa teman dari jurnalistik UIN Bandung yang fokus melakukan kajian media, maka dari itu kita pun sekaligus mengenalkan komunitas anak tangga ke publik,” tambahnya.Pernyataan lain diungkapkan Faisal saat ditemui di kantor detik.com. “Sangat inspiratif, saya tidak akan mendapat ini kalau cuma duduk di kelas,” ungkap mahasiswa jurnalistik semester 5. Tak hanya itu Faisal pun mengatakan ia mendapatkan pengalaman menarik dari pemateri dalam acara itu. “Yang paling menarik ketika narasumber bilang yang mesti dibaca mahasiswa itu ada empat buku, filsafat, sejarah, sastra, dan autobiografi,” katanya lagi.Selain menambah wawasan baru dalam dunia jurnalistik maupun dalam berdiskusi, mereka mendapat pengalaman menarik dari pemateri.  Faisal pun berharap dapat berbagi ilmu dengan rekan–rekan mahasiswa lainnya agar tetap membaca, menulis, dan berdiskusi. Hal senada diungkap Indra mengenai harapan diadakannya acara tersebut agar dapat mengkaji persoalan media lebih dalam. “Harapannya temen-temen komunitas bisa lebih bersemangat untuk mengkaji persoalan media dan bertambah wawasan keilmuannya,” ungkapnya mengakhiri.[] Prasomya Gunawan-Magang/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Komunitas Anak Tangga menggelar acara bedah buku karya Jacob Oetama “Syukur Tiada Akhir” di kantor redaksi detik.com, Rabu (14/12). Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dosen ilmu komunikasi jurnalistik UNPAS, Nunung, sebagai pemateri dalam acara tersebut.Buku yang berisi catatan perjalanan Jacob Oetama selama malang melintang di dunia pers sangat menarik untuk di bedah. Hal tersebut diungkapkan ketua Komunitas Anak Tangga, Indra Nugraha, “Para anggota sangat antusias sekali, soalnya dengan diadakannya acara ini bisa lebih memperkaya wawasan seputar dunia pers dan juga buku Jacob itu sendiri sangat menarik untuk di bedah,” ungkap Indra.Indra pun menambahkan acara tersebut sekaligus memperkenalkan komunitas anak tangga ke ruang publik untuk mengadakan kegiatan lain seperti diskusi, seminar, workshop, dan kunjungan ke beberapa media. “Komunitas anak tangga merupakan komunitas bentukan beberapa teman dari jurnalistik UIN Bandung yang fokus melakukan kajian media, maka dari itu kita pun sekaligus mengenalkan komunitas anak tangga ke publik,” tambahnya.Pernyataan lain diungkapkan Faisal saat ditemui di kantor detik.com. “Sangat inspiratif, saya tidak akan mendapat ini kalau cuma duduk di kelas,” ungkap mahasiswa jurnalistik semester 5. Tak hanya itu Faisal pun mengatakan ia mendapatkan pengalaman menarik dari pemateri dalam acara itu. “Yang paling menarik ketika narasumber bilang yang mesti dibaca mahasiswa itu ada empat buku, filsafat, sejarah, sastra, dan autobiografi,” katanya lagi.Selain menambah wawasan baru dalam dunia jurnalistik maupun dalam berdiskusi, mereka mendapat pengalaman menarik dari pemateri.  Faisal pun berharap dapat berbagi ilmu dengan rekan–rekan mahasiswa lainnya agar tetap membaca, menulis, dan berdiskusi. Hal senada diungkap Indra mengenai harapan diadakannya acara tersebut agar dapat mengkaji persoalan media lebih dalam. “Harapannya temen-temen komunitas bisa lebih bersemangat untuk mengkaji persoalan media dan bertambah wawasan keilmuannya,” ungkapnya mengakhiri.[] Prasomya Gunawan-Magang/SUAKA