UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Ada Tujuh yang Berminat Menjadi Rektor UIN SGD

Pendaftaran bakal calon Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk masa bakti 2019-2023 resmi ditutup pada tanggal 11 April 2019, pukul 00.00. Diketahui, para guru besar yang mendaftarkan diri sebanyak 7 orang.

Mereka adalah: Prof Hj Nina Nurmila, Ph.D (Guru Besar Ilmu Fiqh pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan); Prof Dr H Agus Salim Mansyur, M.Pd (Guru Besar Ilmu Kurikulum pada Fakultas Adab dan Humaniora); Prof Dr H Moh Najib, M.Ag (Guru Besar Ilmu Hadits pada Fakultas Syariah dan Hukum).

Lalu Prof Dr H Muhtar Solihin, M.Ag (Guru Besar Ilmu Tasawuf pada Fakultas Ushuluddin); Prof Dr H Rosihon Anwar, M.Ag (Guru Besar Ilmu Tafsir pada Fakultas Ushuluddin);  Prof Dr Hj Aan Hasanah, M.Pd (Guru Besar Ilmu Pendidikan Psikologi pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan); dan Prof Dr H Mahmud, M.Si (Guru Besar Ilmu Pendidikan Sosial pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan).

Ketua Panitia Penjaringan, Prof Dr H Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si menjelaskan, pendaftaran bakal calon Rektor tersebut dilakukan sejalan dengan berakhirnya masa jabatan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Masa Jabatan 2015 – 2019.

“Sampai pukul 23.59 WIB tanggal 11 April 2019 tercatat tujuh Guru Besar yang ikut mendaftar bakal Calon Rektor Sunan Gunung Djati Bandung untuk masa bakti 2019-2023,” tegasnya, di Sekretariat Panitia Pemilihan Bakal Calon Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gedung O. Djauharuddin AR/Ruang Rapat Wakil Rektor Lt 1, Jl AH Nasution No 105 Cibiru Bandung, Jumat (12/04/2019).

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama No 68 Tahun 2015, ada dua persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu persyaratan Umum dan Khusus. Persyaratan Umum sebagaimana tertuang pada Pasal (3) sub (a) angka (4) antara lain mencakup pengalaman manajerial paling rendah sebagai Ketua Jurusan atau sebutan lain paling singkat 2 (dua) tahun. “Dokumen tentang Persyaratan ini tentunya perlu diverifikasi lebih lanjut, apakah sudah sesuai atau sebaliknya,” paparnya.

Sedangkan Persyaratan Khusus, pada dasarnya ketujuh pendaftar sudah memenuhi persyaratan, karena mereka sudah berpendidikan Doktor (S3) dan memiliki jabatan fungsional Profesor. “Secara administratif semua dokumen tersebut, dapat menentukan keberlanjutan mengenai lolos tidaknya sebagai bakal calon Rektor,” ujarnya.


Pada tahapan selanjutnya, bakal calon Rektor yang sudah dinyatakan lolos akan diserahkan kepada Ketua Senat Universitas untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. “Untuk jadwal verifikasi berkas administrasi dan penetapan bakal calon oleh Panitia dilakukan dari tanggal 12-16 April dan pengumuman hasilnya akan dimuat pada website UIN Sunan Gunung Djati Bandung www.uinsgd.ac.id pada 18 April 2019,” pungkasnya. (Nanang Sungkawa)