UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

51 Dosen & Tenaga Kependidikan Non-PNS UIN SGD Bandung Terima SK

Hari pertama bulan puasa ramadhan aktivitas belajar mengajar dan kegiatan bekerja di lingkungan UIN SGD Bandung tetap berlangsung. Buktinya dengan digelar acara Pengarahan dan Penyerahan  Surat Keputusan (SK) Dosen Tetap Non PNS dan Pegawai Tetap Non PNS UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari Rektor Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si kepada 51 lulusan di gedung O. Djauharuddin  AR, kampus I, Jl. A.H. Nasution No 105 Cipadung Cibiru Kota Bandung, Senin (06/05/2019).

Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si, yang didampingi Kepala Bagian Kepegawaian, Deni Supiandi, S. Ag. MM. menjelaskan “bulan Ramadhan 1440 H. merupakan bulan yang sangat berkah untuk para ASN UIN Sunan Gunung Djati Bandung, terlebih lagi bagi 51 orang yang dinyatakan lulus menjadi tenaga dosen dan tenaga kependidikan Non PNS,” tegasnya 

Jumlah 51 lulusan itu terdiri dari 20 dosen dan 31 tenaga kependidikan, “Sungguh suatu kenikmatan yang perlu disyukuri dan tidak terhingga nilainya karena dari jumlah pendaftar tenaga dosen dan tenaga kependidikan yang mencapai 1854 orang, dengan tahapan seleksi administrasi dan berhak mengikuti CAT berjumlah 1.019, selanjutnya mengikuti Tes Kompetensi Bidang (TKB) Wawancara dan Praktik Kerja sebanyak 107 orang. Baru dinyalakan lulus pada tahap terakhir berjumlah 51 orang,” paparnya.

Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si, berharap mengingat prosesnya sangat panjang dan banyaknya pendaftar, “maka kehadiran Bapak dan Ibu semua merupakan orang-orang terbaik dan pilihan agar selalu memanfaatkan peluang kerja ini untuk mengabdi kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung khususnya dan umumnya kepada bangsa dan negara karena tidak semua orang mendapatkan peluang dan kesempatan bekerja dan mengabdi di kampus tercinta ini,” jelasnya.

Dalam arahannya, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si mengingatkan tentang pentingnya menanamkan 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama:  Pertama,  Integritas, yaitu keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar. Kedua,  Profesionalitas, yaitu bekerja  secara disiplin, kompeten dan tepat waktu dengan hasil terbaik. Ketiga, IInovasi, yaitu menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik. Keempat, Tanggungjawab, yaitu  bekerja secara tuntas dan konsekuen. Kelima,  Keteladanan, yaitu menjadi contoh yang baik bagi orang lain.

Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si menyampaikan pesan dari kementerian Agama tentang tiga hal, Pertama, Profesionalisme, yaitu kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Kedua, Komitmen kebangsaan, yaitu cara pandang atau suatu pendapat masyarakat yang dilandasi sebagai kesadaran diri warga negara akan lingkungannya. Ketiga,  keberagamaan yaitu Islam wasathiyah atau Islam moderat. 

“Kelima nilai budaya  kerja dan ketiga pesan Kemenag itu merupakan harga mati yang harus ditegakan di lingkungan Kampus, sehingga dalam bekerja pun kita harus memahami semboyan Kementerian Agama Ihklas Beramal  yang tidak ada alasan bekerja  hanya untuk mencari  dan menjadi kaya karena akan bertentangan dengan semboyan Kemenag,”  ujarnya. 

Dengan dikeluarkannya SK sejak 1 April 2019 kepada 51 tenaga  ASN  di lingkungan UIN SGD Bandung  dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan Islam dalam mencetak kader dan pejuang umat Islam. “Kepada para calon ASN yang ada pada saat ini baru mendapatkan 80% dalam penerimaan penghasilan karena masih dalam masa percobaan atau dalam pemantauan. Jika ada yang melakukan  tindakan indisipliner atau menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang ada atau bahkan bertentangan  dengan NKRI yang sebagai mana yang diamanat dalam UUD 1945,” pungkasnya. (Adv)

Sumber, Galamedia 08 Mei 2019