UINSGD.AC.ID (Humas) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan. Berdasarkan hasil audit atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 oleh auditor eksternal Kantor Akuntan Publik (KAP) Nugroho & Rekan, UIN Bandung meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Capaian ini diumumkan dalam Exit Meeting KAP yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (10/7/2024). Exit meeting menjadi penanda berakhirnya pemeriksaan lapangan yang dilakukan auditor terhadap laporan keuangan.
Plh. Rektor UIN Bandung, Prof. Tedi Priatna, M.Ag., mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, UIN Bandung mendapatkan opini WTP. Selamat kepada Bapak Rektor, para Wakil Rektor, dan seluruh jajaran pimpinan. Tahun ini, kita kembali berhasil meraih opini WTP atas Laporan Keuangan 2024 dari KAP. Dengan demikian, salah satu target Perjanjian Kinerja (Perkin) Rektor tahun 2025 telah tercapai, sekaligus berkontribusi dalam raihan opini WTP atas laporan keuangan Kementerian Agama tahun 2024,” tegasnya.
Plh. Rektor berharap prestasi ini menjadi pemicu penguatan tata kelola keuangan yang hebat, sehat, aman, dan nyaman, serta memperkuat prinsip good university governance menuju kampus unggul yang rahmatan lil alamin.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan penilaian tertinggi dalam audit laporan keuangan. Artinya, laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, mencerminkan posisi keuangan, realisasi anggaran, kinerja operasional, dan arus kas yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Dengan predikat WTP ini, kepercayaan publik terhadap manajemen UIN Bandung semakin kuat. “Ini menjadi pemicu bagi manajemen dan tata kelola untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam mewujudkan UIN Bandung yang semakin terdepan,” bebernya.
Ketua Tim KAP Nugroho & Rekan, Heliza Ismayati, menyampaikan bahwa proses audit dilakukan secara menyeluruh sesuai dengan standar audit yang berlaku.
“Audit ini bertujuan untuk memperoleh bukti yang memadai atas angka-angka dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Seluruh prosedur dilaksanakan dengan mempertimbangkan risiko kesalahan penyajian material, baik karena kecurangan maupun kesalahan,” jelasnya.
Audit ini mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan, kewajaran estimasi yang dibuat manajemen, serta keseluruhan penyajian laporan keuangan.
“Menurut opini kami, laporan keuangan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan per 31 Desember 2024 serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan,” tuturnya.
Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), Dr. Setia Mulyawan, SE, MM, QIA, CRMP, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit kerja.
“Kepada seluruh pimpinan unit kerja, baik di kantor pusat, biro, dekanat, pascasarjana, maupun lembaga—atas nama PIC yang ditugaskan pimpinan untuk mendampingi kegiatan audit, kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya. Mohon maaf kalau SPI suka nagih-nagih dokumen. Semoga semua ini menjadi berkah dan kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.