UINSGD.AC.ID (Humas) — Sosok Sunan Gunung Djati atau Syarif Hidayatullah menjadi salah satu tokoh sentral dalam penyebaran Islam di tanah Jawa, khususnya di wilayah Cirebon, Banten, hingga Jawa Barat.
Kiprahnya sebagai ulama, pemimpin, sekaligus pendiri peradaban Islam menjadikannya figur penting dalam khazanah sejarah Nusantara.
Bagi civitas akademika yang ingin menelusuri jejak dakwah dan pemikiran beliau, berikut lima buku yang dapat menjadi referensi bacaan:
1. Sunan Gunung Jati: Sejarah Hidup dan Perjuangan Wali Tanah Jawa
Karya Masykur Arif ini menyajikan gambaran utuh mengenai perjalanan hidup Sunan Gunung Jati. Mulai dari latar belakang keluarga, proses dakwah, hingga perannya dalam perkembangan Islam di Jawa Barat dikemas secara naratif dan mudah dipahami. Cocok sebagai pengantar bagi pembaca umum.
2. Jalan Hidup Sunan Gunung Jati: Sejarah Faktual dan Filosofi Kepemimpinan
Ditulis oleh Eman Suryaman, buku ini menawarkan perspektif yang lebih akademik. Selain membahas sejarah, pembaca diajak memahami nilai-nilai kepemimpinan Sunan Gunung Jati sebagai ulama sekaligus pemimpin politik. Relevan untuk kajian mahasiswa dan peneliti.
3. Wali Sanga: Sunan Gunung Jati
Buku karya Nabila Anwar ini menghadirkan kisah yang lebih populer dan sederhana. Narasinya ringan sehingga mudah diakses oleh pelajar maupun pembaca pemula yang ingin mengenal sosok Sunan Gunung Jati secara singkat.
4. Seri Tokoh Islam: Sunan Gunung Jati
Karya Asy’ari ini menyajikan biografi ringkas yang dilengkapi ilustrasi. Fokusnya pada perjalanan dakwah dan peran Sunan Gunung Jati sebagai Sultan Cirebon, sehingga cocok untuk referensi cepat maupun literasi dasar.
5. Sunan Gunung Jati: Sebuah Novel Epos Napak Tilas Islam Jawa
Ditulis oleh Nisrina Lubis, buku ini mengangkat kisah Sunan Gunung Jati dalam bentuk novel sejarah. Pendekatan naratif membuat pembaca dapat merasakan dinamika dakwah dan kehidupan sosial-politik pada masa itu secara lebih hidup.
Meneladani Dakwah dan Kepemimpinan
Sebagai bagian dari Wali Songo, Sunan Gunung Jati tidak hanya dikenal sebagai penyebar Islam, tetapi juga sebagai arsitek peradaban yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan politik secara harmonis.
Melalui buku-buku tersebut, civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung diharapkan dapat menggali inspirasi, memperkuat literasi sejarah Islam Nusantara, serta meneladani nilai dakwah yang adaptif dan kontekstual. (AI)