Pentingnya Sosiologi Dakwah di Era Masyarakat Digital

UINSGD.AC.ID (Humas) — Fenomena ceramah keagamaan yang viral di media sosial, namun memicu polemik bahkan resistensi di tengah masyarakat, menjadi salah satu contoh nyata betapa dakwah hari ini tidak bisa dilepaskan dari konteks sosial yang melingkupinya.

Pesan yang secara normatif benar tidak selalu diterima secara utuh ketika disampaikan tanpa mempertimbangkan latar belakang budaya, struktur sosial, serta dinamika interaksi di ruang digital.

Kasus semacam ini menegaskan bahwa di tengah kompleksitas masyarakat modern dan disrupsi nilai akibat globalisasi serta digitalisasi, kajian dakwah tidak dapat hanya berpijak pada pendekatan tekstual semata, melainkan juga harus menyentuh dimensi struktural, kultural, dan interaksional dalam kehidupan umat manusia.

Buku Sosiologi Dakwah: Pendekatan Teoretis dan Praktis pada Era Digital lahir dari kepribadian akademik penulis sekaligus semangat intelektual untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam dalam bidang dakwah. Buku ini merupakan ikhtiar ilmiah untuk membangun pemahaman baru tentang sosiologi dakwah, yakni pendekatan yang memadukan prinsip-prinsip dakwah Islam dengan teori dan metodologi sosiologi modern.

Melalui perspektif ini, berbagai fenomena dakwah dapat dibaca secara kritis dan integratif, mulai dari relasi antara da’i dan mad’u, peran institusi-institusi dakwah, proses transformasi sosial-keagamaan, hingga tantangan dan peluang dakwah digital.

Disusun secara sistematis, buku ini diarahkan menjadi referensi utama dalam kajian sosiologi dakwah, khususnya di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi PTKIN dan PTKIS. Selain itu, buku ini relevan digunakan oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Manajemen Dakwah (MD), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Ilmu Komunikasi, Sosiologi Agama, serta Studi Islam secara umum.

Dengan pendekatan akademik yang komunikatif, buku ini tidak hanya memperkaya kerangka teoretis, tetapi juga membantu pembaca memahami realitas dakwah secara lebih kontekstual.

Dengan demikian, dakwah di era digital menuntut lebih dari sekadar penguasaan materi keagamaan. Dakwah memerlukan kepekaan sosiologis agar pesan Islam dapat disampaikan secara bijak, relevan, dan transformatif. Melalui pendekatan sosiologi dakwah, para akademisi, praktisi, dan pegiat dakwah diharapkan mampu merumuskan strategi dakwah yang adaptif terhadap perubahan sosial, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Identitas Buku
Judul: Sosiologi Dakwah: Pendekatan Teoretis dan Praktis pada Era Digital
Penulis: Dr. H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag.
Cetakan I: September 2025
ISBN: 978-634-7116-10-9
Ukuran: 15,5 x 24 cm
Tebal: 260 halaman

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *