UIN Sunan Gunung Djati Bandung Raih 25 Paten dan Pimpin Capaian di PTKIN

UINSGD.AC.ID (Humas) — UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung sukses mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin inovasi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan mengantongi 25 paten terdaftar. Capaian ini mencerminkan komitmen kampus dalam mendorong hilirisasi riset agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pencapaian luar biasa ini merupakan wujud nyata dedikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkokoh ekosistem riset, kreativitas, serta hilirisasi produk penelitian. Fokus utama dari langkah ini adalah memastikan bahwa karya ilmiah para dosen tidak hanya menjadi konsumsi akademik, namun mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat serta memiliki nilai strategis dalam akselerasi ilmu pengetahuan.

Apresiasi Rektor Terhadap Kerja Keras Peneliti

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyatakan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih 25 paten ini adalah hasil dari sinergi kerja keras dan pemikiran cerdas para akademisi di lingkungan kampus.

“Alhamdulillah, raihan 25 paten ini adalah anugerah sekaligus buah manis dari dedikasi para dosen dan peneliti. Hal ini membuktikan bahwa riset di lingkungan PTKIN memiliki kualitas yang mumpuni, aplikatif, serta mampu menghadirkan solusi nyata yang bermanfaat bagi khalayak luas,” tutur Prof. Rosihon, Senin (26/1/2026).

Rektor menambahkan bahwa prestasi ini tidak sekadar memperkuat citra institusi di kancah nasional, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan standar publikasi ilmiah. “Kami berkomitmen untuk terus menghidupkan budaya inovasi. Ke depan, hasil riset harus memiliki daya saing global, namun tetap berlandaskan prinsip rahmatan lil alamin,” imbuhnya.

Paten sebagai Tolok Ukur Kualitas Riset

Sejalan dengan itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Dr. Setia Gumilar, M.Si., yang didampingi Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan, Prof. Dr. H. Deni Miharja, M.Ag., menegaskan bahwa perolehan paten merupakan indikator vital bagi relevansi sebuah riset di perguruan tinggi.

Pihak LP2M terus memotivasi para pengajar agar luaran riset mereka tidak hanya berakhir dalam bentuk laporan administratif, melainkan dipublikasikan secara internasional dan diproteksi melalui sertifikasi hak kekayaan intelektual (HAKI).

Daftar 25 Inovasi Paten UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Inovasi yang berhasil dipatenkan mencakup berbagai disiplin ilmu mulai dari sains, teknologi, pendidikan, hingga rekayasa lingkungan. Berikut adalah rincian lengkapnya:

1. Kit praktikum fisika gerak osilasi pegas berbasis mikrokontroler

2. Robot edukasi dengan fitur gerak mengikuti cahaya

3. Material pendaran merah berbasis oksinitrida

4. Komposisi pupuk organik berbahan limbah kayu dan kotoran ayam

5. Metode pembuatan pakan ayam petelur dari larva lalat tentara hitam

6. Proses pembuatan pakan alternatif ikan nila berbasis kulit kopi

7. Komposisi deodorant semprot kefir whey jeruk nipis

8. Pembuatan koloid karbon nanopartikel berbasis tanaman patalitas

9. Komposisi tablet effervescent kefir kolostrum sebagai minuman probiotik

10. Proses pengolahan lanjutan sistem instalasi pengolahan air limbah terintegrasi

11. Komposisi biofertilizer cair berbasis konsorsium mikroba

12. Metode praktikum rangkaian listrik dan elastisitas berbasis simulasi virtual

13. Pembuatan komplemen pakan domba dari limbah padat bioetanol

14. Formulasi pakan pembesaran ikan dari biomassa lalat tentara hitam dan propolis

15. Kandang pemeliharaan larva lalat portabel

16. Proses pembuatan material grafit berbasis serat kapas

17. Metode pembuatan kefir susu sapi dengan ekstrak kulit kopi arabika

18. Metode pembuatan pupuk organik dari residu larva lalat tentara hitam

19. Sistem toilet training berbasis nilai Islam untuk disabilitas intelektual berbasis IoT

20. Lahan basah buatan terapung dengan sumbu geotekstil

21. Sistem pengalih dan pendeteksi kegagalan sumber daya listrik genset otomatis

22. Kit praktikum transmisi daya listrik nirkabel berbasis mikrokontroler

23. Perangkat GMR berbasis mikrokomputer untuk deteksi gelatin halal–haram

24. Metode yang Diimplementasikan oleh Komputer untuk Memetakan Indeks Probabilitas Bahaya Banjir

25. Perangkat Titrasi Alkalimetri Otomatis Terintegrasi IoT dengan Sensor pH–Suhu–Etanol dan Klasifikasi Berbasis Logika Fuzzy

Melalui penguatan ekosistem riset, pendampingan kekayaan intelektual, serta dorongan publikasi internasional, UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus meneguhkan diri sebagai kampus unggul, inovatif, dan berdaya saing global di lingkungan PTKIN. (Nurlina/Kontributor)

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *