Tingkatkan Kapasitas Pranata Humas, Kemenag Gelar Uji Kompetensi

UINSGD.AC.ID (Humas) — Biro Humas dan Komunikasi Publik Setjen Kementerian Agama menggelar uji kompetensi bagi pranata humas. Uji Kompetensi dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa di era disrupsi digital, Pranata Humas tidak hanya berperan menjaga citra, tetapi juga sebagai ujung tombak komunikasi yang menentukan kualitas layanan publik dan keterhubungan pemerintah dengan rakyat.

“Pranata Humas hari ini adalah ujung tombak. Peran kita bukan sekadar menjaga citra, melainkan menentukan kualitas layanan publik dan bagaimana pemerintah terhubung dengan masyarakat di era digital,” tegas Thobib di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Prahum Motor Keterbukaan

Menurutnya osisi kehumasan saat ini sangat strategis. Di tengah arus informasi yang melimpah, kemampuan Humas dalam mengemas dan menyampaikan data menjadi penentu keberhasilan lembaga.

“Kemampuan untuk memiliki, menangkap semua narasi, menangkap semua literasi yang ada, dan kemampuan untuk mengemas terhadap mitigasi berbagai persoalan, inilah yang dibutuhkan. Ini adalah kemampuan kita sebagai calon Pranata Humas untuk mampu mengkomunikasikan, menafsirkan, dan menyampaikan kinerja terbaik kita kepada masyarakat,” jelasnya.

Wujudkan Pemerintah yang Terkoneksi

Penguatan ini sejalan dengan visi pimpinan Kemenag yang sangat menyadari pentingnya komunikasi publik. Pesan-pesan kunci dari Pimpinan harus mampu dikomunikasikan secara tuntas.

“Pemerintah tidak boleh berada di menara gading. Apa yang dilakukan itu harus terkoneksi dengan apa yang terjadi di masyarakat,” ucapnya.

Oleh karena itu, Kemenag mendorong Pranata Humas di Kanwil dan PTKN untuk aktif mengkomunikasikan semua proses akademik, hasil penelitian, dan kebijakan strategis. Hal ini merupakan wujud nyata upaya Kemenag agar masyarakat mengetahui dan merasakan manfaat dari program-program pemerintah.

Dengan jumlah Pranata Humas sekitar 1.200 yang dimiliki Kemenag saat ini, Kemenag sangat berharap semua peserta yang mengikuti uji kompetensi dapat lolos. Kelulusan ini sangat vital untuk memenuhi kebutuhan Satker Kemenag di seluruh Indonesia, memastikan setiap unit memiliki tenaga komunikasi andal yang mampu memberikan layanan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat.

“Kelulusan anda semua akan menjadi kontribusi besar untuk memastikan setiap Satker dapat memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, dan merata kepada publik di seluruh wilayah Indonesia. Inilah kunci untuk secara signifikan mengangkat reputasi dan kinerja Kemenag di hadapan publik,” pungkasnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *