Penasehat DWP Kemenag Apresiasi UMKM Majelis Taklim: Inilah Perempuan-Perempuan Hebat

UINSGD.AC.ID (Humas) — Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Helmi Nasaruddin Umar, mengapresiasi kreativitas dan kemandirian ekonomi perempuan majelis taklim yang turut meramaikan bazar UMKM pada Grand Final Festival Majelis Taklim 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (26/11/2025).

Setelah menjadi dewan juri Lomba Dakwah, Helmi menyempatkan diri mengunjungi stan-stan UMKM yang menampilkan aneka produk buatan jemaah majelis taklim dari berbagai daerah.

Keberadaan UMKM ini menunjukkan kapasitas perempuan majelis taklim yang tidak hanya fokus memperdalam ilmu agama, tetapi juga produktif menciptakan peluang ekonomi. “Ini perempuan-perempuan hebat. Mereka belajar memperkuat pemahaman agamanya, tetapi tetap mampu memanfaatkan waktu untuk berdagang secara kreatif dan bermanfaat,” ujarnya saat berdialog dengan para pelaku UMKM.

Menurutnya, inisiatif tersebut penting sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Aktivitas UMKM majelis taklim, kata dia, tidak hanya memberi dampak bagi pelaku usaha, tetapi juga menggerakkan ekonomi lingkungan sekitar. “Usaha yang mereka jalankan menciptakan kehidupan bagi masyarakat sekitarnya. Ini ekosistem ekonomi kecil yang sehat, tumbuh dari semangat kebersamaan,” lanjutnya.

Pemberdayaan perempuan majelis taklim sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui ruang-ruang edukatif yang aman, inklusif, dan produktif. Ia berharap model UMKM majelis taklim dapat berkembang di berbagai daerah dan menjadi bagian dari strategi kemandirian komunitas berbasis masjid dan majelis taklim.

Di hadapan peserta festival, Helmi menyampaikan apresiasi atas kreativitas yang ditampilkan dalam bazar maupun kompetisi. Ia menilai Grand Final Festival Majelis Taklim 2025 bukan hanya ruang berkarya, tetapi juga wadah memperkuat jejaring, saling belajar, dan memunculkan ide-ide baru dari para perempuan penggerak komunitas. “Ini ruang yang luar biasa. Semoga semakin banyak inovasi yang lahir dari majelis taklim,” katanya.

Helmi mendorong agar kegiatan seperti ini dapat digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk afirmasi terhadap peran perempuan dalam pendidikan agama dan ekonomi keluarga. “Majelis taklim telah membuktikan bahwa pembelajaran agama dan pemberdayaan ekonomi bisa berjalan beriringan,” ujarnya menutup kunjungan.

Ketua Pengurus Pusat Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Nyai Sururin enyampaikan bahwa keberadaan bazar UMKM merupakan bagian dari upaya menghadirkan Festival Majelis Taklim sebagai ruang yang holistik, menggabungkan aspek dakwah, literasi, kreativitas seni, dan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, gelaran ini dirancang untuk memberi pengalaman yang lengkap bagi seluruh peserta majelis taklim.

Nyai Sururin menjelaskan, pada hari kedua penyelenggaraan, peserta tidak hanya mengikuti babak final berbagai cabang lomba, tetapi juga berinteraksi dalam kegiatan-kegiatan pendukung yang memperkuat kapasitas komunitas, termasuk UMKM. “Ini menjadi bukti bahwa majelis taklim memiliki fungsi sosial-ekonomi yang berjalan seiring dengan fungsi pendidikan keagamaan,” ujarnya.

Partisipasi jemaah majelis taklim dalam bazar juga menjadi ruang aktualisasi untuk menunjukkan karya nyata perempuan di lingkup komunitas. Menurut Ali, kegiatan ini disambut antusias dan menjadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi dalam arena festival. “Kreativitas mereka luar biasa. Ini menguatkan narasi bahwa majelis taklim adalah ruang pemberdayaan yang hidup,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubtim Pada Subdit Kemitraan Umat Islam, Zainy Anton Riyadi memastikan bahwa Ditjen Bimas Islam akan terus memberikan ruang bagi inovasi majelis taklim, baik melalui festival, peningkatan kapasitas, maupun program penguatan literasi dan kelembagaan.

“Kami ingin memastikan majelis taklim terus tumbuh sebagai ruang pembinaan yang inklusif, moderat, dan memberdayakan umat,” pungkasnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *