Misi Evaluasi Islamic Development Bank ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2025

UINSGD.AC.ID (Humas) — Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., didampingi Ketua International Office, Dr. H. Munir, M.A., menerima kunjungan resmi Islamic Development Bank (IsDB) dalam rangka Misi Evaluasi IsDB ke Indonesia Tahun 2025, bertempat di Gedung O. Djauharuddin AR, Selasa (21/10/2025).

Rombongan IsDB terdiri atas Prof. Dr. Murat Yulek dari Islamic Development Bank (IsDB) Jeddah, Saudi Arabia, sekaligus Rektor Ostim Technical University Turki; Mr. Nur Abdi, Associate Manager, Independent Evaluation Department, IsDB; dan Mr. ABM Javeed, Senior Evaluation Specialist, Enabling, Learning and Outreach, IsDB.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara IsDB dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas dan berdaya saing di Indonesia.

Sejarah dan Transformasi UIN Bandung

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Rosihon menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan misi evaluasi tersebut.
“Merupakan kehormatan besar bagi kami menerima kunjungan Misi Evaluasi IsDB ke Indonesia 2025. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan IsDB terhadap UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” ungkapnya.

Rektor menguraikan perjalanan panjang kampus yang bermula dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunung Djati Bandung, yang berdiri pada 8 April 1968 berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 56 Tahun 1968. Pendirian IAIN merupakan gagasan besar para ulama dan tokoh masyarakat Jawa Barat seperti K.H. Anwar Musaddad, K.H. A. Muiz, K.H. R. Sudja’i, dan Arthata.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2005, IAIN resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Transformasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya Islamisasi ilmu pengetahuan serta perluasan bidang studi yang diminati masyarakat.

Namun, pada masa awal, keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri. Dorongan untuk menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul akhirnya memunculkan inisiatif kerja sama dengan IsDB. Di bawah kepemimpinan Rektor saat itu, Prof. Nanat Fatah Natsir, lahirlah proposal hibah “Peningkatan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati oleh IsDB” yang kemudian disetujui dan dijalankan melalui tim Project Management Unit (PMU) di bawah koordinasi Dr. Fisher Zulkarnain.

“Almarhum Dr. Fisher Zulkarnain adalah sosok yang sangat berjasa. Beliau wafat tiga minggu sebelum misi evaluasi ini dilakukan. Semoga segala pengabdiannya menjadi amal jariyah,” tutur Rektor.

Dampak Proyek IsDB dan Capaian UIN Bandung

Proyek peningkatan IsDB menghasilkan perubahan besar pada wajah kampus. Gedung-gedung lama yang sederhana kini berganti menjadi bangunan modern yang representatif, diresmikan pada masa kepemimpinan Rektor Prof. Deddy Ismatullah (2011–2015).

Berkat dukungan IsDB, UIN Bandung tumbuh menjadi salah satu universitas Islam terkemuka di Indonesia. Capaian akademik dan reputasi lembaga meningkat signifikan, di antaranya:

Masuk dalam peringkat 1.501+ dunia dan peringkat ke-36 nasional versi Webometrics; Peringkat 1 universitas Islam terbaik di Indonesia menurut Scimago Institutions Rankings; Peringkat ke-5 publikasi Scopus nasional (706 artikel pada 2020); SINTA terbaik di antara universitas Islam di Indonesia. Pada tahun 2023–2024, sebagian besar program studi telah berakreditasi Unggul secara nasional, sementara empat program studi telah memperoleh akreditasi internasional dari FIBAA dan AUN-QA. Halal Center UIN Bandung dianugerahi penghargaan sebagai Inisiatif Dampak Sosial Terbaik karena melatih ribuan P3H dan mendampingi lebih dari 300.000 pelaku usaha di 28 provinsi.

“Capaian ini membuktikan bahwa proyek IsDB telah memberi dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di UIN Bandung,” ujar Rektor.

Saat ini, UIN Bandung terus berkembang dengan meningkatnya minat masyarakat untuk melanjutkan studi. Dari 115.179 pendaftar, hanya 10% yang dapat diterima karena keterbatasan daya tampung. Untuk mengatasi hal itu, universitas telah membangun Kampus II yang kini digunakan oleh tiga fakultas dan satu program pascasarjana.

Rektor menegaskan, dukungan lanjutan dari IsDB sangat diharapkan untuk mewujudkan kampus Islam yang lebih maju melalui pengembangan Fakultas Kedokteran, Rumah Sakit Universitas, Asrama, Halal Centre, Hotel Universitas, Museum Peradaban Islam, serta beasiswa dan program peningkatan SDM dosen maupun mahasiswa.

“Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih baik di masa mendatang demi kemajuan pendidikan tinggi Islam. Generasi sebelumnya telah membangun, kini giliran kita membangun untuk generasi mendatang,” bebernya.

Dalam sesi pemaparan, Ketua International Office, Dr. H. Munir, M.A., menjelaskan secara rinci mengenai proyek Upgrading and Development of UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan Nomor Pinjaman IND 0126 dan IND 0127, senilai USD 21,997 juta, yang dimulai pada 6 Juli 2008 dan dinyatakan selesai pada akhir periode proyek.

Proyek ini mencakup pembangunan gedung baru dan infrastruktur pendukung, renovasi fasilitas lama, pengadaan peralatan dan furnitur, layanan konsultansi, pengembangan kurikulum akademik dan kapasitas staf, serta audit keuangan.

Menurutnya kekuatan utama proyek ini terletak pada dukungan pendanaan yang memadai, sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta manajemen proyek yang profesional. Meski demikian, tantangan tetap ada pada aspek pemeliharaan gedung dan pembiayaan pengembangan SDM.

“Universitas terus mengalokasikan dana untuk menjaga keberlanjutan hasil proyek, dan kami berharap IsDB membuka lebih banyak akses kerja sama pendidikan Islam di masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Abdi Nur merasa senang bisa hadir di universitas ini. Apalagi prestasi yang diukir oleh UIN Bandung sangat membanggakan, terutama setelah IsDB memberikan dukungan dalam upgrading project.

Dalam misi ini, tim evaluasi IsDB juga melihat langsung gedung-gedung yang didanai oleh IsDB, seperti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Psikologi, Perpustakaan Pusat, Sains dan Teknologi, Laboratorium Terpadu dan lain-lain.
Mereka menilai sasaran pendanaan IsDB dalan upgrading project tepat sasaran dan sangat memuaskan.

Misi evaluasi ini diakhiri dengan closing remarks baik dari Tim evaluasi IsDB maupun dari pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *